Praktisi Bisnis Syariah, Shanty A. Leksono mengatakan, bisnis syariah mampu membawa pelakunya untuk mendapatkan keuntungan dan menjadi usaha yang berkelanjutan.
Shanty menyebutkan, situasi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung dua tahun, membuat segala sesuatunya berubah, salah satunya dalam dunia usaha.
"Meskipun terjadi pandemi, tapi tetap akan ada cara untuk mengatasi kondisi sulit dan membuat semua masyarakat termasuk para wirausahawan menemui jalan keluar," ujarnya dalam Seminar Wirausaha Muda Syariah: Pengembangan Ekonomi Syariah kepada Wirausaha Muda dalam Mendukung Keberlanjutan dan Kemandirian, Kamis (3/2) lalu.
Baca juga: Ini Pendapat Pakar Ekonomi Syariah Soal RUU P2SKTitik terang terkait jalan keluar, kata dia, adalah bagaimana mengoptimalisasi kondisi yang sedang dihadapi.
"Dalam hal ini, spiritual, respon diri terhadap situasi, dan menjaga keamanan, serta mau memulai merupakan pilar yang menjadi landasan pada berjalannya bisnis di tengah kondisi saat ini," ungkapnya.
Beberapa hal itu melekat pada bisnis syariah yang mendorong kebaikan dan keamanan, baik dalam operasional atau pun produk usaha.
Chairman Allisya Circle ini menambahkan, untuk mencapai tujuan
profitable dan sustainable, selain harus berlandaskan pada aksi sosial, bisnis yang dijalankan juga tetap perlu mendatangkan keuntungan.
"Di mana keuntungan ini yang kemudian akan digunakan agar bisnis ini tetap bisa bertahan tidak hanya secara finansial, namun juga secara keseluruhan," tambahnya.
Baca juga: Bagaimana Ekonomi Syariah Dapat Terwujud di Metaverse, Ini Kata Peneliti(zul)