Langit7, Jakarta - Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK), menyinggung soal kewajiban
spin off bagi unit usaha syariah (UUS).
Menanggapi hal itu, Pakar Ekonomi Syariah, Adiwarman Karim mengaku mendukung dengan adanya RUU P2SK untuk kemudian disahkan menjadi UU. Sebab, UU P2SK ini nantinya berperan untuk mengakomodir kewajiban UUS untuk
spin off.
"
Spin off merupakan aksi korporasi yang bentuknya bisa pemisahan atau pun konversi. Dalam proses ini memerlukan insentif bagi UUS yang akan melakukan spin off atau pun konversi," jelasnya di Webinar Ekonomi Syariah dan RUU Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Rabu (26/1) malam.
Baca juga: Kisah Toko Basmalah, Tempat Aksi Heroik Santri Gagalkan CuranmorUntuk itu, Anggota Dewan Syariah Nasional MUI ini meminta agar RUU P2SK dapat digodok dengan melibatkan
stakeholders terkait.
"Segala sesuatu yang menyangkut ekonomi syariah, sebaiknya digodok dengan naskah akademik mendalam, dan melibatkan stakeholder luar, untuk dimasukkan ke RUU Keuangan Syariah," jelasnya.
Baca juga: Indonesia Kenalkan Kopi Petani Lokal di Gelaran Expo DubaiPria berambut putih ini berharap, dalam RUU P2SK yang tengah dibahas Komisi XI DPR tidak lagi membahas soal dihilangkannya kewajiban UUS untuk
spin off. Namun, pembahasan tersebut harus bisa mengarah kepada insentif yang akan diberikan kepada UUS dalam kewajiban
spin off.
"Jadi bukan malah merubahnya (kewajiban
spin off) sehingga spin off menjadi tidak wajib. Jika RUU P2SK
cross the line, artinya tidak hanya membahas soal insentif, maka menurut saya kurang tepat," tegasnya.
Menurutnya, kesetaraan inklusivitas pelayanan keuangan syariah menjadi faktor penting. Sehingga, sesuatu yang diwajibkan negara harus berkenaan dengan keuangan syariah.
"Jadi supaya rakyat diberikan kesempatan yang sama, karena sebagian masyarakat ini menghindari konvensional. Seperti asuransi dan permodalan, sebagian masyarakat menghindari produk konvensional dan lebih memilih syariah, untuk itu inklusivitas menjadi penting," tambahnya.
Baca juga: Gibran Pastikan Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Selesai Agustus(zul)