LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia, M Syafi’i Antonio resmi dikukuhkan menjadi guru besar ekonomi syariah di Institut Agama Islam (IAI) Tazkia, Bogor, Kamis (12/1/2023). Syafi’i kini memiliki nama berikut gelar Prof. Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.EC.
Syafi’i Antonio dikenal sebagai ikon keuangan dan pakar ekonomi syariah di Indonesia. Muslim keturunan Tionghoa itu merupakan seorang mualaf yang mendalami ajaran Islam. dia menilai ajaran Islam memiliki sistem nilai yang sangat lengkap dan komprehensif, yakni sistem tatanan akidah, kepercayaan, dan tidak perlu perantara dalam beribadah.
Dia merupakan lulusan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, University of Jordan, dan memperdalam ekonomi Islam di International Islamic University of Malaysia (IIUM). Dia sempat mengajar di beberapa universitas hingga berkecimpung di IAI Tazkia.
Baca Juga: IAI Tazkia Roadshow Dorong Pengembangan SDM dan Industri Halal
“
Alhamdulillah wa Syukrulillah setelah melalui proses yang sangat panjang dan berliku atas izin Allah SWT dan bantuan ikhwah sekalian pak Syafii sudah ditetapkan sebagai GURU BESAR dalam disiplin ilmu Ekonomi Syariah (GB 1050),” tulis Syafi’i di akun Instagram-nya.
Syafi’i menceritakan, proses menjadi guru besar bukan perjalanan mudah. Dia harus melewati banyak kendala, baik masalah teknis maupun non teknis. Gelar tersebut harusnya sudah didapat sejak 2010 lalu, namun baru bisa terealisasi pada Januari 2023.
“Ibarat sebuah buku, Guru Besar ini harusnya sudah terbit sejak tahun 2010, namun qadarullah banyak kendala yang menghadang, termasuk mengurus dan membesarkan bayi bayi unit usaha Tazkia yang jumlahnya kini mencapai 20 an. Hingga beberapa waktu yang lalu al faqiir terkendala dengan hal hal yang sifatnya non teknis,” katanya.
Baca Juga: Maruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Halal di 2024
Dengan gelar tersebut, Syafi’i berharap bisa bertambah semangat dalam mendakwahkan ekonomi syariah. Dia ingin aktif mengawal transformasi industri halal di era digital.
“Semoga kita tambah rendah hati, tambah ikhlas, tambah semangat untuk mendakwahkan ekonomi syariah. Tantangan kita ke depan adalah bagaimana kita bersama aktif dalam industri halal dan mengawal transformasi ke era digital dengan akhlaqul karimah,” ujar Syafi’i.
Syafi’i juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang berjasa besar di balik perjuangan meraih gelar guru besar tersebut. Terutama seluruh civitas akademika Tazkia yang selalu memberikan dukungan dan semangat.
Baca Juga: Emil Dardak: Ekonomi Syariah Sangat Luas, Tidak Eksklusif untuk Muslim Saja(jqf)