LANGIT7.ID, Jakarta - Film sering menjadi salah satu pelarian masyarakat untuk melepas penat. Selain menjadi sebuah hiburan, film juga dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi.
Saking berpengaruhnya, film juga disebut dapat menjadi media dakwah sekaligus bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh organisasi agama. Untuk itu, Sutradara kenamaan Tanah Air, Hanung Bramantyo mengajak Muhammadiyah menjadikan film untuk berdakwah secara modern.
Baca juga: Masjid Al Barokah Gimhae, Rumah Dakwah Diaspora Indonesia di KorselMenurut Hanung, ini adalah saat yang tepat bagi Muhammadiyah untuk mengambil peluang dakwah sekaligus berbisnis melalui film. "Dakwah sekarang itu menurut saya tidak melulu disajikan dalam satu jenis. Tetapi dakwah sekarang itu sifatnya equal, jadi umatnya tidak pasif, tapi umatnya itu mencari dan mempelajari," ujarnya dikutip dari muhammadiyah.or.id, Jumat (11/2).
Dakwah lewat film, kata Hanung, dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi umat. Ia membandingkan beberapa film keluaran Barat yang membawa kisah nabi, seperti Nabi Isa dan Nabi Nuh. Namun, sumber atau perspektif yang digunakan bukan bersumber dari Al Qur’an.
"Islam atau Muhammadiyah harus melakukan sesuatu untuk mengcounter narasi cerita nabi yang diproduksi Barat. Artinya umat Islam harus memproduksi film tentang nabi yang sesuai dengan Al Qur’an dengan tampilan yang lebih baik," tegasnya.
Baca juga: Terowongan Silaturahmi, Lihat Sejarah Tolerasi Indonesia di SiniSuami dari Zaskya Mecca menyebutkan, umat Islam tidak boleh alergi dengan film. Sebab, selain menjadi media dakwah, film juga dapat memberikan manfaat dilihat dari sisi bisnis.
Lebih lanjut, jika Muhammadiyah serius menggerakkan dakwah dan bisnis melalui film, maka akan memberikan dampak luar biasa. "Jika keuntungan satu film saja sekian banyak, maka gerakan mencerdaskan melalui pendirian sekolah-sekolah yang dilakukan Muhammadiyah akan semakin masif," tambahnya.
Baca juga:
Teknologi Melaju Pesat, Ini Tantangan Dakwah di Era 5.0Tantangan Semakin Besar, Pendakwah Perlu Efektivitas Dakwah Digital(asf)