Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

5 Tips Psikolog untuk Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

Muhajirin Sabtu, 12 Februari 2022 - 15:24 WIB
5 Tips Psikolog untuk Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Psikolog klinis, Indah Sundari, memberikan tips-tips menjaga kesehatan mental di tengah pandemi Covid-19. Banyaknya informasi yang beredar seputar pandemi dapat memicu rasa cemas, gelisah, hingga stres.

Dalam beberapa kasus, gangguan cemas dan stres dapat memicu timbulnya keluhan psikosomatik. Umumnya, gangguan ditandai dengan keluhan sakit atau nyeri di bagian tubuh tertentu. Namun, saat dokter memeriksa, tidak ditemukan keluhan kesehatan apapun.

Selain stres, burnout juga bisa memicu gejala tersebut. Untuk mengatasi gangguan psikosomatik, ada berbagai hal yang bisa dilakukan. Bisa mengunjungi psikolog dan melakukan pengobatan. Selain itu, bisa mencari berbagai kegiatan untuk mengisi waktu luang di rumah.

Ada beberapa kegiatan atau hobi baru yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental, di antaranya:

1. Belajar Melukis atau Membuat Kerajinan Tangan

Belajar melukis atau membuat kerajinan tangan menjadi salah satu hobi yang ampuh untuk menurunkan kadar stres dalam tubuh. Melukis dan membuat kerajinan tangan juga tidak memerlukan keterampilan tertentu, bisa mencontek berbagai tutorial dari media sosial.

"Melakukan aktivitas seperti melukis paint by numbers atau membuat kerajinan tangan, misalnya, dapat membantu mengembalikan energi positif sehingga produktivitas bisa ikut meningkat," kata Indah melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Sabtu (12/2/2022).

2. Meditasi dengan Menulis Jurnal atau Membaca

Menulis jurnal salah satu cara menghilangkan perasaan dan pikiran negatif. Kegiatan ini bisa dilakukan setiap hari atau saat memiliki keresahan di dalam hati.

"Selain menulis, perbanyak kegiatan membaca buku, khususnya buku terkait pengembangan diri," ujar Indah.

3. Mendekatkan Diri dengan Keluarga

Saat mengalami stres, seseorang biasanya akan menghindari kontak dengan keluarga maupun kerabat dekat. Padahal, terhubung dengan orang terdekat dapat membuat seseorang tidak merasa sendirian.

Maka itu, Indah menyarankan agar tetap menjaga komunikasi dengan keluarga atau kerabat demi kesehatan mental yang lebih baik. Bila terkendala jarak, bisa berkirim pesan atau melakukan panggilan video melalui gawai.

"Dengan menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat, kita bisa merasa lebih tenang dan tidak merasa sendirian. Bahkan, dukungan teman atau keluarga bisa membantu menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi," ucap Indah.

4. Mengenali Batas Diri

Tak hanya khawatir berlebih, kesehatan mental juga bisa terganggu bila terlalu sering menguras diri sendiri. Ada beberapa tanda peringatan yang menunjukan seseorang harus mulai memperhatikan kesehatan mental.

Indah mencontohkan, jika kualitas tidur dan nafsu makan terganggu, produktivitas menurun karena tidak fokus. Jika kondisi itu kian memburuk, Indah menyarankan untuk istirahat sejenak dari aktivitas yang dirasa melelahkan. Dengan begitu, tubuh dan pikiran bisa kembali segar dan terhindar dari gejala psikosomatik.

"Kita perlu sediakan waktu untuk istirahat dari rutinitas, termasuk bekerja, untuk melakukan kegiatan menyenangkan sehingga pikiran kita bisa recharged kembali," ujar Indah.

5. Berolahraga

Indah mengingatkan pentingnya membuat jadwal olahraga setiap hari. Pada pagi hari, misalnya, bisa mencoba yoga atau lari pagi. Jika bosan, bisa mencoba olahraga rekreasi seperti bermain sepatu roda.

Nah, itulah lima inspirasi yang bisa sahabat Langit7 lakukan di rumah selama pandemi Covid-19.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)