Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Berserah Diri pada Allah, Ini 6 Cara Move On dalam Islam

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 15 Februari 2022 - 07:07 WIB
Berserah Diri pada Allah, Ini 6 Cara Move On dalam Islam
Ilustrasi pemanjat tebing yang tetap berjalan meski di jalan terjal. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap orang tentu pernah mengalami perasaan sedih, kecewa maupun marah terhadap seseorang. Hal tersebut wajar terjadi. Tinggal bagaimana cara Anda untuk keluar dari perasaan tersebut atau move on. Agar Anda dapat menjalani hidup tanpa membawa perasaan yang tidak enak itu.

Dalam Islam ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk move on dari masalah agar hati bisa damai kembali, diantaranya :

1. Berserah diri kepada Allah

Ketika Anda sedang dilanda masalah, apapun itu, tanamkan dalam pikiran bahwa ini merupakan cobaan yang diberikan oleh Allah SWT. Sehingga Anda harus menghadapinya dengan cara yang telah dianjurkan oleh Allah SWT. Memperbanyak ibadah dapat membantu Anda tetap kuat dan tetap berada di jalan Allah SWT ketika mengatasi masalah yang ada.

Baca juga: Hindari Stop Pembicaraan Orang, Ini 5 Adab Bicara dalam Islam

2. Berdamai dengan diri sendiri

Menyelesaikan masalah memang butuh waktu, dan kesabaran yang ekstra. Hal tersebut normal, akan tetapi jangan biarkan diri Anda telalu lama larut didalamnya. Gunakan waktu Anda sebaik mungkin untuk merenungi apa yang menyebabkan masalah tersebut terjadi, sehingga Anda bisa menemukan solusinya.

Manfaatkan juga waktu tersebut untuk berdamai dengan diri sendiri, agar Anda bisa beraktivitas dengan normal kembali. Yakinlah bahwa ia akan teratasi, seiring berjalanya waktu.

3. Menyibukkan diri

Agar masalah Anda bisa dilupakan sejenak, maka menyibukkan diri bisa menjadi salah satu solusi, alihkan perhatian Anda ke kegiatan-kegitan positif. Fokuslah pada kegiatan tersebut, sehingga pikiran lain tidak mampu tertampung.

"Siapa pun yang tidak menyibukkan diri dengan hal yang bermanfaat, pasti ia akan menyibukkan diri dengan hal yang sia-sia," (Ibnu Qayyim Al Jauziyah).

4. Menjalin silaturahmi

"Barangsiapa senang untuk dilapangkan rizki dan dipanjangkan umurnya, maka jalinlah tali silaturahmi (hubungan antar kerabat)," (HR. Bukhari no. 5986 dan Muslim no. 2557).

Menjalin silaturahmi dengan kerabat dekat dapat membuat Anda lebih tenang. Setidaknya Anda bisa cerita masalah yang dialami kepada mereka, siapa tahu mereka bisa membantu atau bisa memberikan solusi yang cocok.

5. Baca doa penghilang keresahan hati

"Rabbanaa afrigh 'alainaa shabran wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal qoumil kaafiriin,"

Artinya: "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, serta teguhkanlah pendirian kami serta tolonglah kami tergadap orang kafir," (QS Al-Baqarah: 250).

Ketika hati Anda sedang kacau maka sempatkanlah untuk membaca doa diatas. Ia dapat membantu Anda mencapai kesabaran hati, sehingga masalah Anda bisa diselesaikan dengan hati yang damai.

Baca juga: Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kesehatan dalam Islam

Jangan lupa juga membaca doa untuk menenangkan hati, agar kesedihan yang dirasakan bisa sedikit membaik.

Berikut doanya :

"Allahumma inni as-aluka nafsan bika muthma-innah, tu'minu biliqo-ika wa tardho bi qodho-ika wataqna'u bi 'atho-ika,"

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepadaMu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu," (HR Thabrani).

6. Bersedekah

Cara lain untuk move on dalam Islam adalah dengan bersedekah. Dalam Islam, sedekah dipercaya bisa mengurangi rasa gelisah dalam hati. Selain itu sedekah bisa membuka jalan bagi masalah yang tengah dihadapi, sehingga perlahan Anda dapat move on dari masalah tersebut.

Alquran pun menjelaskan keutamaan bersedekah.

وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya (artinya: ikhlas) dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus” (QS. Al Bayyinah: 5).

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)