Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home global news detail berita

Meski Bukan Negara Mayoritas Muslim, Rusia Miliki Mufti

Muhajirin Kamis, 17 Februari 2022 - 18:00 WIB
Meski Bukan Negara Mayoritas Muslim, Rusia Miliki Mufti
Masjid Qoul Sharif di Kazan, Rusia (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Islam di Rusia merupakan agama terbesar kedua setelah Kristen Ortodoks. Menurut United States Department of State, terdapat sekitar 25-31 juta penduduk muslim di negara itu.

Mayoritas masyarakat muslim Rusia tinggal di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia: Avar, Adyghe, Balkar, Ngai, Chechnya, Circassian, Ingush, Kabardin, hingga Karachay. Di Volga Basin tengah terdapat penduduk Tatar dan Bashkir, mayoritas mereka adalah muslim. Banyak pula yang tinggal di Perm Krai dan Ulyanovsk, Samara, Nizhny Novgorod, Moskow, dan Leningrad Oblast.

Namun, hal paling menarik adalah Rusia ternyata memiliki seorang mufti, meski umat Islam bukan penduduk mayoritas. Mufti merupakan seorang tokoh muslim yang menjadi rujukan atas segala permasalahan umat Islam. Pendapat mufti disebut fatwa.

Sejumlah pihak menilai populasi penduduk muslim di Rusia bisa meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Salah satu yang mengungkapkan pemikiran itu adalah Syaikh Ravil Gainutdin, Ketua Dewan Mufti, sebuah kelompok agama yang mewakili komunitas muslim Rusia.

Pada awal 2019, Ravil memprediksi 30 persen dari populasi Rusia akan memeluk Islam dalam 15 tahun ke depan atau pada 2034. Perkiraan itu didasarkan pada tren demografis yang terjadi di Rusia.

Wilayah mayoritas muslim Rusia, seperti republik di Kaukasus Utara dan Republik Tatarstan, diketahui memiliki tingkat kelahiran tertinggi di negara tersebut. Menurut para ahli, populasi (muslim) Rusia akan meningkat menjadi 30 persen dalam satu setengah dekade," kata Ravil, dikutip dari Anadolu Agency.

Biografi Mufti Rusia

Dewan Mufti Rusia dipimpin seorang ulama besar bernama Syekh Ravil Gaynutdin. Pria yang lahir pada 25 Agustus 1959 di Tatarstan itu juga menjabat sebagai Ketua Dewan Agama Muslim Eropa Bagian Rusia.

Mengutip laman muslim.ru, Ravil pertama kali mengenyam pendidikan formal di sekolah Tatar pedesaan Shali. Sekolah menengah ia tempuh di sekolah menengah di Kazan. Pada 1979, ia belajar agama di madrasah Islam ternama yakni Mir Arab di Bukhara. Ia lalu diangkat menjadi imam-khatib pertama Masjid Katedral Kazan "Nur-Islam".

Pada 1985, ia diangkat menjadi sekretaris utama Dewan Keagamaan Muslim Eropa bagian Uni Soviet dan Siberia di kota Ufa. Pada 1987, ia diangkat menjadi imam-khatib Masjid Katedral Moskow. Satu tahun setelahnya, ia diangkat menjadi Imam-Khatib senior di masjid tersebut.

Pada 1991, Syekh Gavil dipilih menjadi Presiden Pusat Kebudayaan Islam Moskow dan wilayah Moskow. Pada 1994 di Majelis Konstitusi Umat Islam Bagian Eropa Rusia Syaikh Ravil terpilih sebagai Mufti dan juga Ketua Dewan Keagamaan Umat Islam Tengah Eropa bagian Rusia.

Pada 1998, nama lembaga tersebut berubah menjadi Dewan Keagamaan Umat Islam bagian Eropa dari Rusia. Pada 1996, ia dipilih sebagai ketua Dewan mufti Rusia.

Setelah itu, Mufti Ravil Gaynutdin terlibat dalam banyak forum dan konferensi Internasional, mewakili Muslim Federasi Rusia di Maroko, Arab Saudi, Mesir, Finlandia, Jerman, Italia, Amerika Serikat dll.

Sebagai anggota delegasi resmi pemerintah Federasi Rusia, ia juga terlibat dalam antarnegara negosiasi dan pertemuan pribadi dengan eksekutif puncak Iran, Pakistan, Siria, Mesir, Lebanon, Arab Saudi, Afghanistan, Malaysia, Azerbaijan.

Mufti Ravil Gaynutdin adalah seorang doktor PhD, penulis banyak karya ilmiah tentang teologi Muslim, ajaran dan hukum Islam. Dia adalah profesor perguruan tinggi Islam Moskow, akademisi Akademi Ilmu Pengetahuan Internasional Eurasia, Akademi Ilmu Pengetahuan Slavia Internasional, pendidikan, budaya dan agama, Akademi Informasi Internasional.

Mufti Ravil Gaynutdin juga tercatat sebagai anggota Dewan Eksekutif untuk kerjasama dengan asosiasi keagamaan. Dia dikenal sebagai tokoh muslim yang terus mengampanyekan ide-ide dialog peradaban dan kerja sama persaudaraan antar semua bangsa.

Pada 1997, di bawah perlindungan Walikota Moskow Y.M. Luzhkov dan Mufti Ravil Gaynutdin, pembangunan Masjid Memorial Moskow "Shuhada" di Poklonnaya berhasil. Masjid itu untuk menghormati para prajurit yang gugur dalam aksi selama Perang Patriotik selesai.

Pada 2006, untuk penguatan dan promosi perdamaian dan persetujuan antar pengakuan, masjid tersebut dianugerahi tanda kehormatan "social concent".

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)