LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal mimpinya terkait Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Dia berharap ibu kota baru menjadi kota yang inklusif dan terbuka untuk semua orang.
"Kota yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat untuk hidup berdampingan, hidup rukun, hidup bersama, dan memiliki kesempatan yang sama untuk turut membangun dan mengembangkan Nusantara,” kata Presiden Jokowi dalam acara bertajuk Beranda Nusantara, dikutip Jumat (25/2/2022).
Presiden juga meyakini bahwa Nusantara akan menjadi representasi bangsa yang luar biasa sehingga dapat menjadi model pembangunan bagi kota-kota lain. Selain itu, ibu kota baru itu diharapkan dapat menunjukkan kepada dunia bagaimana Indonesia menjalankan rencananya untuk mencapai tujuan masa depan.
Baca Juga: Subiyanto, Pria yang Keliling Indonesia 18 Bulan Naik Sepeda"Ibu kota baru akan mencerminkan komitmen iklim Indonesia untuk membatasi emisi hingga nol karbon dan menggunakan 100 persen energi baru dan terbarukan pada tahun 2060,” jelas Jokowi.
Jokowi juga menyinggung berbagai transformasi selama pembangunan ibu kota baru, termasuk transformasi masyarakat yang bisa dimulai dari pembangunan kota. “Nusantara akan jadi kota 10 menit, memiliki 80 persen transportasi umum, dan 70 persen ruang terbuka hijau," ujarnya.
Baca Juga: DPR Kritik Upaya Pemerintah Tertibkan Pengeras Suara MasjidRencananya, pembanguan IKN Nusantara tahap pertama akan dilakukan di kawasan inti pemerintahan. Diawali dengan revitalisasi dan reboisasi hutan, diikuti dengan pembangunan infrastruktur dasar, wilayah hijau, balai kota, kompleks pemerintahan, perkantoran, perumahan, dan sarana-prasasana lainnya.
"Saya menyadari tingginya harapan kita untuk IKN Nusantara. Hal ini merupakan pekerjaan besar bersama," kata Jokowi.
Baca Juga: Seni Wayang di Gontor, Unjuk Kreativitas Santri Lestarikan Budaya(zhd)