Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 25 April 2026
home global news detail berita

Islam Pernah Dipertimbangkan Jadi Agama Resmi Rusia

Muhajirin Senin, 28 Februari 2022 - 21:31 WIB
Islam Pernah Dipertimbangkan Jadi Agama Resmi Rusia
Muslim Rusia (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Citra komunis memang melekat pada Rusia. Itu membuat negara tirai besi itu sering dianggap sebagai negara tak beragama. Padahal, Islam sudah masuk ke Rusia jauh Sebelum Islam masuk ke Indonesia.

Mantan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Muhammad Wahid Supriyadi, mengatakan, Islam masuk ke Rusia sekitar abad ke-10.

Agama Islam masuk ke Rusia Bagian selatan, di wilayah Dagestan, yakni daerah Kaukasia. Saat ini, penduduk daerah tersebut sebagian besar beragama Islam. Di sana terdapat sebuah masjid yang masih kokoh hingga saat ini.

Baca juga: Awalnya Musuhi Islam, Kini Para Politisi Eropa Ini Jadi Muslim Taat

Sejarah juga mencatat, Mongol pernah menguasai Rusia selama 240 tahun, yakni dari abad ke-13 hingga abad ke-15. Orang-orang Mongol pun ikut memeluk Islam setelah menguasai Rusia.

“Menariknya, Islam kemudian menjadi salah satu agama yang dipertimbangkan sebagai agama negara atau state religion, selain Yahudi dan Ortodoks Rusia,” kata Wahid dalam acara Serba-Serbi Islam di Rusia, yang digelar secara daring disiarkan di YouTube, dikutip Senin (28/2/2022).

Yahudi tidak bisa menjadi pertimbangan utama, karena agama tersebut tidak mampu mempertahankan wilayahnya sendiri. Demikian pula Islam. Agama Islam tidak bisa menjadi agama resmi karena ada larangan mengonsumsi alkohol.

Pada zaman itu belum ada listrik sehingga orang Rusia minum alkohol untuk menghangatkan tubuh. Akhirnya, Kristen Ortodoks terpilih menjadi agama resmi hingga sekarang.

Baca juga: Universitas Islam Rotterdam, Satu-satunya Universitas Islam di Eropa

Alumnus Sastra Inggris UGM itu mengatakan, Rusia merupakan negara religius sejak zaman dahulu. Namun, masuknya Revolusi Bolshevik oleh Komunis Rusia pada 1917 M telah menekan semua agama.

Kekuasaan Komunis yang berada di bawah pengaruh Uni Soviet itu berlangsung selama 74 tahun. Setelah Komunis runtuh pada 1991, penduduk Rusia kembali memeluk agamanya lagi, salah satunya adalah Islam. Kini, Islam menjadi agama mayoritas kedua di Rusia.

Bahkan, Rusia menjadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Eropa. Ada sekitar 24 juta penduduk muslim menetap di negara tersebut. Beberapa negara bagian di Rusia yang memiliki penduduk mayoritas muslim saat ini seperti Republik Tatarstan, Chechnya, dan Dagestan.

Sejak Presiden Vladimir Putin berkuasa, jumlah masjid kian bertambah. Pada 1991, hanya ada sekitar 871 masjid. Namun sekarang sudah mencapai 8000 masjid. Dengan runtuhnya Soviet, agama mulai berkembang dan Islam menjadi salah satu yang paling pesat mengalami perkembangan.

Seiring perkembangan Islam, beberapa organisasi yang menaungi Islam mulai didirikan. Salah satu Dewan Mufti Rusia. Organisasi itu kerap mengadakan acara keagamaan.

Dewan Mufti Rusia rutin menyelenggarakan Tenda Ramadhan di Moskow. Acara itu selalu berlangsung sangat meriah. Acara itu merupakan acara yang menjadi tempat berkumpul umat Islam di Rusia untuk berbuka puasa bersama.

Selain itu, di Moskow ada Masjid Katedral Moskwa, sebuah tempat ibadah umat Islam yang sangat terkenal.

“Saat hari biasa, sebanyak 10.000 orang beribadah di sana. Sedangkan saat shalat Jumat mencapai 15.000 orang. Apalagi saat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, umat Islam yang hadir bisa mencapai 150.000 sampai 200.000 orang,” kata Wahid.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 25 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)