LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid memegang peranan penting dalam sejarah umat Islam. Bukan hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan umat.
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasarudin Umar mengatakan sejarah Islam sesungguhnya merupakan sejarah masjid. "Semua terobosan besar dalam dunia Islam bersumber dari masjid," kata Prof Nasar, sapaan akrabnya, dikutip dari KBRI London TV, Selasa (1/3/2022).
Baca juga: Jusuf Kalla: Muslim Indonesia Harus Contoh Fungsi Masjid di Zaman NabiProf Nasar menjelaskan fungsi masjid di zaman nabi hanya 20 persen untuk beribadah, sedangkan 80 persen sebagai pusat kegiatan umat. Prof Nasar menceritakan dalam bukunya, dia menuliskan 25 fungsi Masjid Nabawi.
"Selain tempat ibadah, masjid nabi juga difungsikan sebagai rumah sakit, tempat latihan perang, tempat pertunjukan kesenian, sekolah, balai pertemuan, baitul mal dan sebagainya. Di zaman nabi, menara masjid bukan untuk gagah-gagahan, tetapi digunakan untuk melihat rumah warga apakah berasap atau tidak dapurnya," ujarnya.
Selain itu, Prof Nasar juga menjelaskan pentingnya masjid Indonesia di kota-kota besar luar negeri sebagai upaya mempertahankan kultur budaya Islam Indonesia. Sebab, masjid-masjid di luar negeri rata-rata milik negara Timur Tengah yang beraliran wahabi dan tidak sesuai dengan tradisi Islam Indonesia yang beraliran sunni.
Baca juga: MUI: Masjid Harus Membangun Kesadaran Umat Disiplin Prokes"Manakala anak-anak kita belajarnya kepada penceramah Pakistan atau Saudi. Akhirnya ketika pulang, mereka membawa nuansa yang berbeda dari mayoritas Islam di Indonesia yang sunni dan bermazhab syafi'i," ucap Prof Nasar.
Prof Nasar mengungkapkan di Amerika Serikat (AS) yang notabene kiblat politik dunia, masjid Indonesia memiliki peran penting dalam mempengaruhi berbagai kebijakan politik yang berkaitan dengan dunia Islam. Selain itu, masjid Indonesia di luar juga lebih toleran terhadap perbedaan sehingga lebih ramai dikunjungi daripada masjid Arab Saudi.
"Ketika orang non muslim berpindah agama dan memasuki masjid orang Arab, langsung diwajibkan memakai jilbab. Sedangkan di masjid kita, yang terpenting syahadat dulu pakai jilbabnya belakangan," ungkapnya.
Baca juga:
JK: Tanpa Makmurkan Masyarakat, Fungsi Masjid Belum Sempurna
5 Hal Ini Sering Dilupakan DKM dalam Makmurkan Masjid(asf)