LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid memiliki peran strategis untuk membangun kesadaran disiplin protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat. Gambaran terkini data konfirmasi kasus Omicron menunjukkan sudah melebihi puncak gelombang kasus Delta di beberapa daerah, seperti DKI Jakarta, Banten, dan Bali.
“Masjid memiliki peran strategis di masyarakat dalam kehidupan sosial, peran, dan fungsi itu salah satunya adalah membangun kesadaran dan merubah pola pikir (mindset) umat, untuk peduli dalam pencegahan penularan Covid-19,” kata Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesi(MUI) Sulawesi Tengah, Sagaf S Pettalongi dilansir laman resmi MUI, Jumat (11/2/2022).
Pernyataan Waketum MUI Sulteng itu, merupakan respons atas Surat Edaran Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Nomor 04 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan di Tempat Ibadah Pada Masa PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19. Edaran ini diterbitkan, sebagai panduan umat beragama dalam melaksanakan kegiatan ibadah di masa pandemi.
Baca Juga: Berikut 5 Masjid Indah dan Bersejarah untuk MenikahSagaf menilai bahwa edaran Menag tersebut, merupakan bentuk pencegahan penularan Covid-19, seiring dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air akhir-akhir ini. Menurut dia, edaran itu, bukan untuk menghalangi umat beragama termasuk umat Islam, untuk melaksanakan ibadah di masjid.
“Substansi dari edaran itu sebenarnya adalah, bagaimana agar rumah ibadah ikut berperan aktif dalam pencegahan Covid-19 melalui penerapan prokes secara ketat di masing-masing rumah ibadah,” ujar Sagaf.
Baca Juga: Hadiri Pembangunan Baitul Quran, UYM: Satelit Penghafal Quran di Kapuas HuluSagaf menjelaskan, masjid sebagai rumah ibadah umat Islam yang memiliki fungsi begitu luas, dapat dijadikan sebagai sentral atau pusat penyebaran informasi dan pendidikan. Termasuk meningkatkan kesadaran umat terhadap penerapan prokes cegah Covid-19.
“Peran strategis masjid harus difungsikan, utamanya pada agar peningkatan wawasan, mental, dan karakter, yang salah satu tujuannya adalah untuk membantu pemerintah dalam menangani masalah-masalah sosial, seperti saat ini, yakni adanya pandemi Covid-19,” katanya.
Baca Juga: Waketum DMI: Santri Siap Hadapi Perubahan Masa Depan(zhd)