LANGIT7.ID, Jakarta - Keutamaan orang yang beriman adalah mendapat pahala yang tiada putusnya. Allah melimpahi orang-orang beriman dengan anugerah pahala yang sangat besar serta rezeki yang tiada terputus.
Surat Al-Fushilat ayat 8:
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍ
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.”
Baca Juga: Tafsir Kemenag RI: Hikmah Memulai Pekerjaan dengan BasmalahPada ayat ini diterangkan janji Allah kepada orang-orang beriman. Semua orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, mengerjakan perintah-perintah Allah, dan menjauhi larangan-larangan-Nya akan memperoleh balasan yang paling baik dan tidak terputus dari Allah.
Demikianlah pembalasan yang paling baik, yaitu pembalasan yang diberikan kepada orang-orang yang beramal saleh. Dilansir Tafsir Kementerian Agama, Menurut as-Suddi ayat ini diturunkan berhubungan dengan orang sakit yang tidak dapat lagi diharapkan kesembuhannya.
Baca Juga: Takwa kepada Allah, Kunci Semua Ilmu PengetahuanOrang itu sangat tua, sehingga ia tidak dapat lagi beramal seperti ia beramal di waktu masih muda. Namun, mereka masih mempunyai semangat yang tinggi dan ingin beramal seperti yang pernah dilakukannya.
Terhadap orang yang seperti itu, Allah memberikan pahala seperti pahala yang diberikan kepada orang yang sanggup mengerjakan amal itu. Begitulah keutamaan orang yang beriman dan senantiasa mengerjakan kebaikan, Allah menjamin rahmatnya meski hamba terhalang melakukan kebaikan.
Baca Juga: Memahami Isra’ Mi’raj, Saat Rasul Menembus Logika Ruang dan Waktu(zhd)