LANGIT7.ID, Jakarta - Ulama asal Suriah, Syaikh Sa'id Ramadhan Al-Buthi, mengatakan, kunci segala ilmu pengetahuan adalah takwa. Hal tersebut berdasarkan janji Allah dalam Al-Qur’an.
وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ وَيُعَلِّمُكُمُ اللّٰهُ ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
“Dan bertakwalah kepada Allah, Allah memberikan pengajaran kepadamu, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS Al-Baqarah: 282)
Mayoritas ulama tafsir mengaitkan bagian “bertakwalah kepada Allah” dengan “Allah akan memberikan pengajaran kepadamu.” Itu berarti cara mengetahui sesuatu yang belum diketahui adalah bertakwa kepada Allah. Takwa itu tidak diletakkan di depan mata, tapi di dalam hati.
Baca juga: Tafsir Al Baqarah ayah 208: Masuklah ke dalam Islam secara Totalitas“Takwa kepada Allah adalah kunci untuk membuka berbagai ilmu pengetahuan. Inilah maksud firman Allah ayat di atas. Pelajaran ilmu apapun itu, ilmu syariah, ilmu bahasa Arab, ilmu alam semesta, ilmu kedokteran, ilmu apapun,” kata Syaikh al-Buthi, dikutip kanal
Sanad Media, Senin (28/2/2022).
Takwa merupakan kunci utama pembuka pintu segala ilmu. Maka itu, Syaikh al-Buthi mengingatkan kepada semua penuntut ilmu untuk memperbanyak dzikir, sehingga hati bertakwa kepada Allah.
“Artinya, hatimu takut kepada-Nya, mengagungkan-Nya, mencintai-Nya, lalu lihatlah bagaimana Allah akan membukakan untukmu, Allah akan mengajarimu,” ucap Syaikh al-Buthi.
Syaikh al-Buthi mencontohkan kisah salah seorang ulama besar bernama Abdul Aziz Ad-Dadag. Dia merupakan lelaki yang tak bisa baca tulis. Namun, dia mampu melahirkan kitab yang sangat fenomenal,
Al-Ibriz.
Baca juga: Ketika Ulama Suriah Jatuh Hati pada Indonesia, Sebut Negeri Ini Surga Dunia“Ketika kita membaca kitabnya, akan kita dapati ungkapannya mendalam dan mengagumkan seolah engkau Imam Al-Ghazali, padahal dia tidak bisa baca tulis, namun dia termasuk orang yang bertakwa kepada Allah,” kata Syaikh al-Buthi.
Sesuatu yang mengagumkan dan langka telah melampaui para ahli fikih dan ulama. Itu karena berdasarkan undang-undang “bertakwalah kepada Allah.” Maka “Dia akan memberikan pengajaran kepadamu.”
“Ketika ada pelajar yang datang kepadaku dan meminta didoakan agar lulus ujian. Aku tidak menjawab dengan mendoakan, tapi jawab dengan mengamalkan ayat ini. Tidak ada pelajar terbaik di universitas maupun lainnya dan hidupnya menjalankan perbuatan yang menjadikan bertakwa kepada Allah, yang menanamkan rasa takwa dalam hatinya melainkan dia akan menjadi sukses besar,” ucap Syaikh al-Buthi.
(jqf)