Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 29 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kunci Doa Dikabulkan, Akhiri dengan Al-Fatihah

Muhajirin Selasa, 15 Maret 2022 - 15:31 WIB
Kunci Doa Dikabulkan, Akhiri dengan Al-Fatihah
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, menjelaskan, salah satu keutamaan Surah Al-Fatihah adalah menjadi musabab terkabulnya doa seorang muslim. Maka itu, dia menganjurkan agar surah tersebut dibaca saat hendak mengakhiri doa.

“Kalau ingin doa dikabul, mudah dikabulkan, jangan lupa disertai dengan Al-Fatihah. Waktu nabi duduk-duduk, tiba-tiba pintu langit terbuka. Malaikat turun dan malaikat memberikan kabar, kabar gembira untukmu Wahai Muhammad dengan dua cahaya, tidak pernah diberikan kepada siapapun nabi yang terdahulu,” kata Buya Yahya melalui Al-Bahjah TV, Selasa (15/3/2022).

Nabi Muhammad SAW lalu menanyakan kepada malaikat perihal dua cahaya yang dimaksud. Malaikat menjawab, fatihatul kitabi (Surah Al-Fatihah) dan khotimul baqarati (pungkasan Surah Al-Baqarah).

Baca juga: Anjuran Memulai Pekerjaan dengan Basmallah, Boleh Dilanjut Al-Fatihah

“Satu huruf saja yang dibaca dari fatihatul, Surah Al-Fatihah, dan khotimul baqarati itu akan menjadi sebab terkabulnya doa kita,” ucap Buya Yahya.

Selain itu, Buya Yahya mengatakan, hal itu juga diamalkan oleh para ulama setelah berdoa. Tak heran jika banyak ulama membaca Surah Al-Fatihah saat mengakhiri doa. “Inilah yang diamalkan oleh para ulama itu kalau berdoa tiba-tiba akhirnya langsung Al-Fatihah,” ucap Buya Yahya.

Dalam kitab Shahih Shifati Shalatin Nabi SAW disebutkan, menutup doa dengan Surah Al-Fatihah sangat dianjurkan. Bahkan, ia termasuk amalan sunah yang disyariatkan. Itu karena Surah Al-Fatihah merupakan surah paling agung dalam Al-Qur’an.

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id Alkhudri. Dia berkisah, ada sekelompok sahabat Nabi sedang dalam perjalanan, lalu melewati sebuah desa Arab.

Saat itu, mereka meminta untuk dilayani, tetapi penduduk desa menolak untuk dilayani. Penduduk desa kemudian berkata kepada rombongan sahabat itu, "Apakah ada di antara kalian yang bisa meruqyah (mengobati) karena kepala desa disengat binatang atau demam."

Di antara para sahabat ada yang berkata, "Ya ada." Kemudian dia pergi ke lurah dan dia meruqyahnya (mengobatinya) dengan membaca surat Al-Fatihah dan segera yang tua itu sembuh.

Baca juga: Hikmah Pengulangan Ayat-ayat Al-Qur'an

Sahabat itu lalu diberikan seekor kambing, tetapi ia menolak untuk menerimanya. Dia berkata, "Saya ingin melapor dulu kepada Nabi," kemudian dia mendatangi Nabi dan menceritakan kisahnya sebelumnya kepadanya.

Dia berkata, "Ya Rasulullah, aku tidak menyembuhkan kecuali dengan membaca surat Alfatihah."

Rasulullah lalu tersenyum dan berkata, ‘Bagaimana kamu tahu Al-Fatihah itu ruqyah? Ambil kambing itu dari mereka dan potonglah untukku bersamamu."

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 29 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)