LANGIT7.ID, Jakarta - Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menilai peran pondok pesantren sangat penting dalam pendidikan karakter dan akhlak masyarakat. Terlebih, pada era digitalisasi saat ini, pendidikan akhlak menjadi pondasi penting agar generasi bangsa tidak terjerumus pada keburukan.
“Posisi pendidikan pondok pesantren sangat strategis, karena dengan era globalisasi dan semua gadget di tangan anak-anak, semua informasi bisa masuk. Kalau tidak dibekali dengan akidah dan agama yang baik, maka ini membahayakan bagi masa depan mereka,” kata Tatu di Serang, Jumat (18/3/2022).
Tatu mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membutuhkan sinergi dari para pimpinan pondok pesantren dalam menyelaraskan program pendidikan. Dia berkomitmen tidak membedakan pendidikan formal dan pondok pesantren.
Baca juga: Kenali Tradisi Ruwahan jelang Ramadhan, Begini Kata Buya YahyaDia menyebut para ulama dan ustadz yang memiliki pondok pesantren mempunyai peranan penting dalam bidang pendidikan. Dia lalu meminta para pimpinan pondok pesantren membekali para santri dengan ilmu pengetahuan umum dan pemberdayaan ekonomi.
“Bagaimana pun, para santri nanti akan berumah tangga, secara agama harus kuat dan ekonomi juga kuat. Pemberdayaan ekonomi harus masuk ke pondok pesantren,” ucapnya.
Tutu mengimbau agar para pimpinan pondok pesantren mengajukan program pemberdayaan ekonomi pesantren. Pemkab Serang bisa menurunkan sejumlah program ke pondok pesantren, mulai dari program perikanan, peternakan, pertanian, dan perkebunan.
Baca juga: Pesantren Kreatif iHAQi, Ajari Santri Hadapi Tantangan ZamanTatu mengaku berkomitmen membantu sarana prasarana pondok pesantren. Dia akan mengalokasikan program rehabilitasi pondok pesantren. Ada 20 ponpes yang direhabilitasi setiap tahun.
“Dengan keterbatasan anggaran, ada 20 pondok pesantren yang dibantu rehabilitasinya setiap tahun. Bergantian dengan prioritas yang harus terbantu,” ucap Tatu.
(jqf)