Bulan Sya'ban, Momentum Perbanyak Amal Saleh Sebelum Ramadhan
fajar adhityaJum'at, 18 Maret 2022 - 21:45 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Sya’ban akan berlalu dan Ramadhan segera tiba. Pada penghujung Sya’ban, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh.
Bulan Sya’ban merupakan bulan pertengahan antara bulan Rajab dan Ramadhan. Mengenai bulan Sya’ban, ada hadits dari Usamah bin Zaid. Ia pernah menanyakan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ia tidak pernah melihat beliau melakukan puasa yang lebih semangat daripada puasa Sya’ban.
Kemudian Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Bulan Sya’ban -bulan antara Rajab dan Ramadhan- adalah bulan di saat manusia lalai. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An-Nasa’i Nomor 2359. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Di bulan Ramadhan kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, beristighfar, shalat tahajud dan witir, shalat dhuha, dan sedekah. Untuk mampu melakukan hal itu semua dengan ringan dan istiqamah, kita perlu banyak berlatih.
Di sinilah bulan Sya’ban menempati posisi yang sangat urgen sebagai waktu yang tepat untuk berlatih membiasakan diri beramal sunnah secara tertib dan kontinu.