Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Kemenkeu Beri Pendampingan Petani Santri Olah Turunan Produk Sawit

mahmuda attar hussein Rabu, 28 Juli 2021 - 16:11 WIB
Kemenkeu Beri Pendampingan Petani Santri Olah Turunan Produk Sawit
Ilustrasi kelapa sawit di lingkungan pondok pesantren yang membutuhkan pendampingan pemerintah. Foto: Langit7/istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan memberikan pendampingan kepada petani di lingkungan pesantren untuk memproduksi turunan kelapa sawit sebagai nilai tambah yang bisa dimanfaatkan.

Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman mengatakan, pihaknya berfungsi sebagai layanan umum. Di luar mensupport promosi kelapa sawit berkelanjutan, juga memberikan dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) kelapa sawit. Peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat, mendukung sarana prasarana, dan hilirisasi industri kelapa sawit.

“BPDPKS menghimpun dana atas produk turunan sawit, dari dana itu digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Eddy dalam Webinar Peningkatan Citra Nilai Produk Turunan Kelapa Sawit Melalui Tindak Lanjut Pengembangan Potensi Santripreuneur Berbasis UKMK Sawit di Wilayah Riau, Rabu (28/7).

Karakteristik kelapa sawit di lingkungan pondok pesantren sebenarnya tidak memiliki perbedaan signifikan dari perkebunan rakyat lainnya. Namun, dengan luas perkebunan kelapa sawit nasional sekitar 42 persen, masih ada kendala yang dirasakan oleh pihak yang terlibat dalam perkebunan sawit, khususnya petani kelapa sawit.

Antara lain, produktivitas kelapa sawit rendah, masih bertumpu pada buah sawit segar, biomasa belum optimal, jual beli rendah, dan kendala akses langsung terhadap pasar masih terbatas.

“Oleh karena itu perkebunan sawit di lingkungan pondok pesantren didorong mampu meningkatakan nilai tambah melalui Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK) Sawit. Dengan mengoptimalkan utilisasi UKMK, diharapkan usaha bisa tumbuh produktif dan menambahkan penghasilan petani kelapa sawit,” jelasnya.

Melalui program Santripreuneur Berbasis UKMK Sawit ini, peserta dapat memiliki pengetahuan baru dan menarik terkait kelapa sawit. Selain itu, juga bisa mendapatkan perluasan jaringan yang di dalamnya melibatkan pemerintah daerah, organisasi keagamaan, pondok pesantren dan asosiasi kelapa sawit.

“Prinsip pengembangan santripreuneur adalah keberlanjutan usaha, kesejahteraan untuk meningkatan pesantren dan masyarkat sekitar, juga menjadi sebuah produk yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, tindak lanjut program Santripreuneur Berbasis UKMK Sawit, sebagai program pemberdaayaan ekonomi daerah,” jelasnya.

Selain itu, program ini juga menjadi salah satu bentuk wadah untuk meningkatkan pengetahuan terkait signifikansi citra positif, sebagai produk yang memiliki nilai strategi. Dalam artian lebih lanjut, meningkatkan citra produk kelapa sawit, pasar luar, dan pusat komunitas perkebunan kelapa sawit.

Ia berharap program ini dapat menumbuhkan budaya kewirausahaan dan mengembangkan UKMK kelapa sawit di pondok pesantren, mengoptimalkan produk kelapa sawit dan turunannya. Sekaligus menjadi jembatan untuk mendorong investasi di lingkungan pondok pesantren, melalui kemitraan untuk mengembangkan kelapa sawit yang diproduksi melalui hilirisasi program kelapa sawit.

Eddy berharap melalui pendampingan di program Santripreuneur Berbasis UKMK Sawit ini bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Riau. Selain itu, lahan perkebunan yang tersedia juga bisa membentuk konsolidasi data lahan sawit, sehingga membantu percepatan peremajaan sawit rakyat.

“Secara kelembagaan, masyarakat di wilayah pesantren kelapa sawit bisa mengembangkan produk kelapa sawit sesuai dengan potensi yang ada di sekitar. Jadi bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah di sekitarnya. Selain itu, hal ini juga diharapkan meningkatkan citra pesantren, jadi tidak hanya berfokus pada dakwah keagamaan, tapi juga bisa memberikan pengaruh terhadap ekonomi daerah perkebunan kelapa sawit,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)