LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 5 hal yang harus disiapkan menjelang
Ramadhan. Beberapa hal tersebut dijamin dapat membuat seorang muslim menjalankan
ibadah puasa satu bulan penuh.
Rasulllah shallallahu allaihi wasallam mengajarkan kepada umatnya tentang sebuah doa menjelang Ramadhan karena keistimewaan bulan tersebut: "Ya Allah berkahilah kami di Bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikan usia kami di Bulan Ramadhan."
Bila Nabi Muhammad saja memohon kepada Allah agar diberikan kesempatan mendapatkan Ramadhan, umat Islam tentu harus meneladaninya, salah satunya dengan menyiapkan diri.
Baca Juga: 2 Persiapan Penting Menyambut Ramadhan menurut Buya YahyaAda beberapa hal yang harus disiapkan jelang Ramadhan supaya puasa bisa full. Artinya bisa mengantisipasi gangguan-gangguan yang ada, baik secara keimanan maupun kesehatan.
Berikut 5 hal yang harus disiapkan jelang Ramadhan:
1. Kesiapan ImanPersiapan iman bukan hanya sekadar meyakini bahwa puasa bagian dari rukun Islam, tapi juga menjalani ibadah tersebut secara total. Keimanan lah yang akan menjaga seorang muslim dari sifat-sifat buruk selama bulan Ramadhan.
Pada bulan Sya'ban ini, Umat Islam dianjurkan untuk mulai melatih diri berpuasa. Karena Rasulullah tidak pernah menjalani banyak puasa sunnah, kecuali di bulan Sya'ban.
Dari Aisyah juga menyebutkan, "Rasulullah SAW tidak pernah berpuasa selama sebulan penuh kecuali bulan Ramadan dan aku tidak pernah melihatnya berpuasa di suatu bulan, sebanyak puasanya di bulan Syaban." (HR. Al-Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).
2. Kesiapan FisikFisik pun harus disiapkan jelang Ramadhan agar puasa tidak sampai bolong. Jika keimanan sudah mantap, jangan sampai karena pola hidup yang kurang baik, Sahabat Langit7 malah sakit.
Salah satu cara menjaga kesiapan fisik yakni dengan mengonsumsi makanan yang sehat, rutin berolahraga dan tidak tidur larut malam, apalagi sudah dekat-dekat Ramadhan.
3. Kesiapan HartaHarta pun harus disiapkan di bulan Ramadhan. Sebab momen satu tahun sekali ini menjadi bulan yang istimewa untuk melakukan berbagai ibadah, apalagi berinfak, zakat maupun sedekah.
Semakin besar ganjaran pahala yang didapat bila seorang muslim bisa maksimal berbagi di bulan Ramadhan. Saking istimewanya bersedekah di bulan Ramadhan, Ustadz Khalid Basalamah dalam kutipan ceramahnya pernah bercerita ketika belajar di Madinah dan hendak berbuka puasa di Masjid Nabawi.
"Orang-orang di sana seperti membuat pagar di pintu masuk masjid. Lalu mengajak kami untuk berbuka puasa di tempat yang mereka sediakan. Di dalamnya terdapat berbagai sajian makanan dan kami tidak boleh pindah ke tempat lain, harus di tempat mereka," kata Khalid.
4. Kesiapan IlmuIbadah tanpa ilmu tidak akan optimal. Karena itulah seorang muslim dianjurkan mendalami ilmu agama jelang Ramadhan, khususnya berpedoman pada Al Quran dan hadist. Banyak hal yang perlu diketahui mana-mana yang haram, makruh dan boleh dilakukan ketika berpuasa.
5. Kesiapan HatiPuasa menjadi pembelajaran bagi hati seorang muslim. Sebab saat menjalani ibadah tersebut, tidak boleh ada prasangka buruk, apalagi sampai menimbulkan penyakit hati. Tradisi umat Islam di Indonesia ialah saling maaf memaafkan jelang Ramadhan.
Meski bukan bagian dari sunnah Nabi, namun silaturahmi dengan keluarga, saudara dan kerabat akan membuat hati semakin lapang. Hal ini tentu berkaitan dengan kesiapan hati seorang muslim.
(bal)