LANGIT7.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pesantren merupakan bagian dari pilar-pilar yang melahirkan ulama. Dunia pesantren adalah episentrum dari peradaban Islam dunia.
Ini diungkapkan gubernur kala menghadiri Pengajian Umum memperingati Harlah ke-26 Ponpes Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Gubernur menceritakan, Syekh Dr. Yusuf al-Qaradawi, seorang cendekiawan muslim Mesir pernah menyampaikan nantinya referensi Islam dunia pusatnya ada di Indonesia.
Baca juga: Ma'ruf Amin : Perempuan Perlu Optimalkan Kepemimpinan Menuju Era Masyarakat 5.0"Jika melihat banyaknya pondok pesantren serta tempat pendidikan Islam di Jawa Timur, maka miqatnya referensi Islam dunia adalah Jawa Timur," ungkapnya, dikutip Senin (28/2/2022).
Karena itulah, menurut Gubernur, sejak dua tahun lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempersiapkan
Indonesian Islamic Science Park.
Gubernur berharap, kitab-kitab karya ulama dulu, yang mungkin sekarang ada di pondok-pondok pesantren agar diizinkan pihak keluarga pondok untuk di-
scan sehingga bisa di-digitalkan.
"Untuk para kyai pengasuh pondok pesantren, saya berharap bisa mengomunikasi dengan keluarga para ulama yang membuat kitab, agar diizinkan untuk di-digitalkan," kata Gubernur.
Baca juga: Pimpinan Gontor: Ramadhan Penghormatan untuk Orang BerimanDalam kesempatan tersebut, Khofifah juga bercerita tentang Dewan Ulama Islam Dunia yang bertemu dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Kyai Haji Ma'ruf Amin. Dalam kesempatan tersebut, mereka mengatakan kedatangannya di Indonesia bukan untuk mengajar tapi untuk belajar.
Mereka mengatakan, jika sebelumnya banyak kitab-kitab berbahasa Arab yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, sekarang mereka berharap kitab-kitab berbahasa Indonesia bisa diterjemahkan ke Bahasa Arab. "Ini menunjukkan jika karya ulama-ulama Indonesia sangat luar biasa," imbuhnya.
(jqf)