LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto mengungkapkan terpilihnya Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022-2027 memiliki sejumlah tantangan dan pekerjaan besar untuk dilakukan. Berbagai kasus di sektor keuangan yang sangat kompleks seperti masalah asuransi hingga pinjaman
online (
pinjol) ilegal harus segera diselesaikan.
Wihadi mengatakan sejumlah permasalahan besar serta tantangan ini harus dihadapi oleh Mahendra Siregar Cs. Hal tersebut demi menjaga agar lembaga pengawas keuangan ini selalu diterima masyarakat.
Baca Juga: Cak Imin Dukung Kripto dan Layanan Fintech Kena Pajak"Terpilihnya DK OJK ini mempunyai tugas berat kedepan. Karena banyaknya kasus-kasus semisal asuransi, lalu kasus investasi ilegal dan juga kasus polis
asuransi yang saat ini bermunculan serta masalah pinjol ilegal dan OJK tidak memberikan solusi yang tepat," kata Wihadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2022).
Menurut legislator Partai Gerindra ini, langkah pertama yang harus dilakukan
OJK ialah menumbuhkan kembali kepercayaan publik. Dalam hal ini, OJK diharapkan bisa melakukan langkah-langkah law enforcement seperti yang sudah diamanatkan Undang-Undang (UU).
Baca Juga: Masyarakat Diajak Berivestasi di Platform Berizin dan Diawasi OJK"OJK sebagai pihak
leading sector harus mampu menjawab itu semua. Jadi ini adalah salah satu PR yang harus diselesaikan," ucap anggota Banggar DPR tersebut.
Sebagai informasi, Komisi XI DPR RI menetapkan Mahendra Siregar menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022-2027 usai melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 14 orang calon DK OJK selama 2 hari. Mahendra yang saat ini masih menduduki kursi Wakil Menteri Luar Negeri akan menggantikan Wimboh Santoso pada periode 2022-2027.
Baca Juga:
OJK: Bank Wakaf Mikro Pesantren Dorong Pertumbuhan Ekonomi
OJK: Sektor Jasa Keuangan Stabil dan Terus Tumbuh di Awal Tahun(asf)