LANGIT7.ID, Jakarta - Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin menyalurkan bantuan sosial di Surabaya yang disalurkan secara simbolis di Kantor Kecamatan Rungut.
Pepen menyampaikan BLT Minyak Goreng menjadi kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan daya beli masyarakat pra-sejahtera di tengah kenaikan harga sembako selama bulan suci Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Pepen mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah memberikan bantuan, dan dirinya merasa yakin bantuan yang diberikan tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi sebagian kebutuhan pokok hingga Idul Fitri.
Baca juga: Kenaikan Harga Jadi Pukulan Ganda Bagi Masyarakat“Sesuai arahan Ibu Menteri (Tri Rismaharini), saya minta bapak-ibu dapat membelanjakan bantuan tersebut untuk keperluan mendesak, seperti untuk membeli kebutuhan pokok,” kata Pepen dalam keterangannya dikutip Ahad (17/4/2022).
Dia mengapresiasi langkah yang dilakukan serta memuji sikap responsif Pemkot Surabaya dalam menangani kebutuhan masyarakat prasejahtera di kota Surabaya.
“Kita berikan apresiasi sepenuhnya untuk jajaran Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Eri Cahyadi,” katanya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berpesan kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tidak selalu mengandalkan bantuan sosial dari pemerintah, dirinya meminta masyarakat untuk berkeinginan mengubah diri, dan berusaha meningkatkan pendapatan secara mandiri.
Eri berpesan kepada para KPM agar tidak semata mengandalkan bansos dari pemerintah. Eri meminta mereka sudi merubah diri, berusaha meningkatkan pendapatan secara mandiri.
“Pemkot sudah menyiapkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemandirian KPM. Jangan hanya mengandalkan bansos. Mari bapak-ibu, Allah tidak akan mengubah nasib seseorang bila dia sendiri tidak mengubahnya. Terima kasih kepada Ibu Menteri, Pak Dirjen dan jajaran Kemensos,” kata Eri dikutip Ahad (17/4/2022).
Bansos tersebut dihadiri sebanyak 96 KPM dari Kecamatan Rungkut yang menerima tiga bantuan terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng.
Baca juga: Kemensos Ajak Masyarakat Awasi Penyaluran BLT Minyak Goreng“Selain itu, terdapat 124 KPM dari Kecamatan Tenggilis Mejoyo yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), sedangkan untuk BPNT dan BLT minyak goreng sudah diserahkan dalam kesempatan sebelumnya,” ujar Eri.
Adapun di Surabaya Selatan, bansos BPNT dan BLT Minyak Goreng yang disalurkan PT Pos Indonesia total sebanyak 14.395 KPM dengan rincian di enam kecamatan yakni Gayungan sebanyak 640 KPM, Gunung Anyar sebanyak 927 KPM, Rungkut sebanyak 2.854 KPM, Tenggilis Mejoyo sebanyak 954 KPM, Wonocolo sebanyak 2.629 KPM, dan Wonokromo sebanyak 6.391 KPM.
(sof)