LANGIT7, Jakarta - Membangun ketangguhan warga
Indonesia menjadi kunci utama untuk memulihkan kondisi yang inklusif dari pandemi
Covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung Staf Ahli Menteri Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati.
Vivi menuturkan terdapat tiga cara yang setidaknya dapat membantu meningkatkan ketangguhan d tingkat keluarga. Pertama, melalui pembangunan pasar tenaga kerja. Hal tersebut merupakan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan lebih luas dan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas pekerja.
Baca Juga: Buat Pemudik, Berikut Rute Pengalihan One Way yang Akan Berlaku"Membangun ketangguhan masyarakat menjadi salah satu kunci utama kita untuk bangkit dan tentunya terus tumbuh," kata Vivi dalam Webinar Diskusi Tripartit: Strategi Pemulihan Inklusif di Masa Pandemi Covid-19 yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (20/4/2022).
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu membangun ketahanan pangan sehingga bahan pangan yang tersedia dapat membantu penerus bangsa tumbuh menjadi generasi sehat dan unggul. Selanjutnya dengan penguatan aset kumulatif dan asuransi baik secara mikro, jiwa dan harta benda.
Menurutnya, ketiga cara tersebut dapat membuat ketangguhan masyarakat menghadapi
pandemi Covid-19 jauh lebih baik. Tak hanya itu, kata dia, cakupan
vaksinasi terus diperluas pemerintah dalam meningkatkan imunitas tubuh.
Baca Juga: 5 Strategi Pemerintah Antisipasi Mudik Lebaran 2022Vaksinasi juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki kondisi melalui mitigasi pandemi Covid-19. Sehingga, aktivitas
ekonomi mulai dibuka secara bertahap dan berbagai kegiatan masyarakat seperti mudik diizinkan kembali.
"Artinya ketangguhan masyarakat tidak hanya dari vaksin, tetapi juga dari modal
sosial dan juga cara kita mengembangkan kebijakan," ucapnya.
Vivi menambahkan, berbagai pemulihan ekonomi yang sudah disiapkan juga perlu dibarengi dengan membangun perlindungan sosial yang adaptif. Sehingga, kata dia, dapat terbangun mitigasi atau intervensi yang adaptif saat masyarakat menghadapi suatu kondisi bencana tertentu.
Baca Juga: Buku Milennial Muslim Megashift: Pandemi Mengubah Anak MudaTermasuk dalam mengembangkan dan membangun
disaster risk reduction untuk mengadaptasi masyarakat terhadap bencana di suatu kondisi geografis tertentu maupun perubahan iklim. "Oleh sebab itu pemerintah juga mulai menyiapkan dari sumber daya manusianya, ekonominya untuk membangun sebagai sumber pertumbuhan baru terutama kawasan-kawasan timur dan daerah tertinggal lainnya," ungkapnya. (Sumber:
Antaranews)
Baca Juga:
Perpanjang PPKM Luar Jawa Bali, Kemendagri Sebut Pandemi Terkendali
Pandemi Picu Peningkatan Penggunaan Internet yang Signifikaan
Pandemi Covid-19 Membaik, Mobilitas Masyarakat Alami Peningkatan(asf)