LANGIT7.ID, Jakarta - Istana Anak Yatim Cikeas di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat sudah resmi dibuka. Lembaga ini sudah membuka seleksi pendidikan Taruna Yatim Nusantara setara sekolah menengah atas (SMA) bagi Yatim dari seluruh wilayah Indonesia.
Menariknya, sekolah ini tidak memungut biaya sepeser pun, alias gratis, pada santrinya. Padahal, fasilitas yang ditawarkan sangat mewah dan memiliki konsep pesantren modern.
“Istana Anak Yatim Berdiri sejak 2019. 2 Juli 2019 diadakan peletakan batu pertama. Alhamdulillah, sekarang sudah hampir selesai, bahan khusus untuk asrama atau istananya anak yatim itu sudah selesai," kata Pendiri Istana Anak Yatim, Drs. H. Suratto Siswodihardjo, dalam video profil Taruna Yatim Nusantara, dikutip Rabu (20/4/2022).
Baca juga: Ponpes Al-Anshor Bogor Manfaatkan Tunanetra BerkreasiIstana Yatim ini sudah siap dipergunakan pada tahun ajaran 2022-2023. Asrama yang disediakan akan berisi 33 anak yatim dalam satu angkatan. Penerimaan untuk tingkat 1 hingga tingkat 3 dengan jumlah 99 siswa. Namun, akan terus bertambah tiap tahun, melihat perkembangan pembangunan fasilitas.
Selain itu, sekolah ini mengadopsi kedisiplinan dari sekolah Taruna Nusantara Magelang dan Pondok Pesantren Gontor. Namun bedanya, Taruna Yatim gratis 100 persen dan dikhususkan untuk para anak yatim. Taruna yakni para siswa akan menempuh studi selama 3 tahun mempelajari ilmu umum dan menjadi penghafal Al-Qur’an.
Pendirian Taruna Yatim terinspirasi dari Surah Al-Ma'un ayat 1-3. Ayat tersebut berisi tentang perintah menyayangi anak yatim. Tentu ada kemuliaan besar di balik perintah tersebut.
Lulusan Taruna Yatim akan disalurkan ke sejumlah sekolah kedinasan seperti Akademi Militer, Akademi Kepolisian, dan sekolah di bawah kementerian. Taruna santri juga akan mengikuti program overseas, yakni sekolah ke luar negeri, sehingga bisa melanjutkan pendidikan ke universitas luar negeri.
Syarat Jadi Santri Taruna Yatim NusantaraDalam sebaran yang disiarkan pengelola Taruna yatim, untuk menjadi siswa Taruna Yatim maka harus memenuhi syarat. Ada 7 syarat yakni beragama Islam, anak yatim, dan lulusan SMP atau sederajat dengan nilai 70.
Kemudian, tinggi minimal 160 cm, surat keterangan anak yatim dari desa setempat, Surat keterangan sehat, dan SKCK. Setelah itu, calon santri mengikuti wawancara melalui zoom. Jika memenuhi syarat, santri akan dipanggil dan mengikuti pendidikan secara gratis.
Baca juga: Bantu Mualaf dan Duafa, Jufi Gelar Aksi Sosial di Lereng Gunung LawuIstana Anak Yatim Berdiri di lahan seluas 5.000 meter yang berlokasi di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam proses pendidikan, siswa Taruna Yatim mendapatkan fasilitas asrama, masjid, ruang makan, laboratorium kimia, laboratorium fisika, laboratorium biologi, perpustakaan, sarana olahraga, dan aula pertemuan.
Kepala Sekolah Taruna Yatim Nusantara, Harfizal, mengatakan, Istana Yatim memiliki visi menjadi lembaga asuh anak yatim yang mencetak generasi pemimpin yang berakhlakul karimah, cerdas secara akademis dan disiplin.
Dalam program kegiatan taruna yatim, Istana Yatim akan berkolaborasi dengan tiga elemen pendidikan yakni Sekolah Taruna Nusantara Magelang, Pesantren Darussalam Gontor, dan Sekolah Alam Cikeas.
“Mereka akan mendapat ijazah sekolah umum. Kegiatan pagi hingga sore akan belajar formal dan sore kegiatan pesantren bahasa Arab nahwu sharag, fikih, sampai hafalan Quran. Selain itu juga potensi dan kedisiplinan diri ditingkatkan,” kata Harfizal.
(jqf)