LANGIT7.ID, Jakarta - Sebuah masjid di Glen Allen, Virginia, Amerika Serikat mengalami vandalisme di tengah khusuyknya bulan suci Ramadhan. Ini merupakan aksi perusakan kedua setelah masjid diperbaiki akibat vandalisme serupa enam bulan silam.
Sejumlah aset masjid rusak, dinding penuh coretan, jendela pecah, dan sajadah serta kursi-kursi terbalik berantakan.
“Kami merasa terdorong untuk berbicara menentang ekspresi kebencian ini. Penyerangan terhadap rumah ibadat manapun tentu terasa seperti penyerangan terhadap masyarakat,” tulis West End Islamic Center (WEIC) di laman Facebook mereka dikutip Kamis (20/4/2022).
Baca Juga: Belajar Islam di Spanyol, Kala Muslim Jadi Ujung Tombak PeradabanWEIC merupakan komunitas muslim yang aktif bekerja sama dengan otoritas Henrico County lebih dari 10 tahun dalam penyelenggaraan ibadah. Kepolisan Henrico sedang menyelidiki siapa dalang di balik vandalisme yang terjadi.
“Sayangnya, kami tidak dapat menangkap kejadian dan pelakunya di kamera keamanan. Namun, kami merasa bahwa insiden ini memerlukan otoritas lokal, negara bagian, dan federal untuk menyelidiki peristiwa ini sebagai kejahatan rasial,” kata WEIC.
Vandalisme terjadi pada Sabtu pekan lalu (16/4/2022) sore antara pukul 15:30 dan 16:30 waktu setempat. WEIC menyatakan, aksi vandalisme sangat bertentangan dengan prinsip kebebasan hak asasi manusia Amerika Serikat.
“Hak semua orang beriman adalah prinsip dasar Amerika. Serangan ini sangat menyakitkan. Sulit membayangkan ada orang yang ingin menyerang tempat ibadah kita, kami tidak mengetahui atau memahami motivasi orang tersebut,” kata WEIC dalam pernyataannya.
Baca Juga: Sejarah Al-Qur’an, Allah Jamin Orisinalitas Bacaan dan Tulisannya“Apa yang kita tahu, adalah bahwa cinta lebih kuat dari kebencian, dan anggota Masjid kita akan berdiri bersama. Kami percaya bahwa tetangga dan teman kami akan terus berdiri bersama kami dan mendukung komunitas kami saat kami beribadah selama bulan suci Ramadhan ini,” lanjut WEIC.
Kepolisian mendapat laporan sekitar pukul 16:45. Ketika mereka tiba, petugas berbicara dengan perwakilan yang mengatakan mereka yakin sekelompok orang memasuki gedung antara pukul 15:30 dan 16:30, Sabtu.
“Ini cukup traumatis, Anda akan berpikir tempat ibadah adalah tempat yang aman, jadi itu mengejutkan kami, kami tidak mengharapkan ini,” kata, anggota dewan West End Islamic Center, Syed Perwez kepada 8News.
Masjid terbilang baru dan belum memasang kamera CCTV, menurut penjelasan petugas polisi. Polisi mengatakan mereka tidak memiliki tersangka atau petunjuk yang layak saat ini.
Baca Juga: Idul Fitri 2022: Mengenal Semua Hal Terkait Hari Kemenangan Umat Islam(zhd)