LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Ash Shalihin, Koja, Jakarta Utara menjadi masjid pertama yang menggelar program vaksinasi Covid-19 Pemprov DKI Jakarta. Masjid sebagai sentra vaksinasi bisa menjadi upaya untuk mempercepat terbentuknya kekebalan komunal akibat pandemi.
Adanya vaksinasi di masjid sekaligus meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu halal dan aman. Program ini terselenggara atas kolaborasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, Dinas Kesehatan, Biro Pendidikan dan Mental Spiritual dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta.
"Kami ingin masjid menjadi sentra dalam penanganan vaksinasi bagi jamaah dan masyarakat sekitarnya," kata Ketua DMI Provinsi DKI Jakarta, Ma'mun Al Ayyubi dalam keterangan pers, Jumat (30/7).
Ma'mun mengatakan, program vaksinasi di masjid ini akan terselenggara secara berkelanjutan pada masjid lainnya di 44 kecamatan. Pelaksanaanya pun dijadwalkan terselenggara setiap akhir pekan.
"Untuk yang perdana ini memang hari Jumat, tapi ke depannya diagendakan setiap Sabtu dan Minggu mengingat pada hari kerja tenaga kesehatan sebagai vaksinator sibuk bertugas melayani masyarakat," jelasnya.
Camat Koja, Ade Himawan merencanakan vaksinasi serupa dapat terselenggara pada dua hingga tiga masjid di setiap kelurahan di Kecamatan Koja. "Mudah-mudahan ke depannya terprogram satu kelurahan dua sampai tiga masjid dengan melihat estimasi warga yang belum divaksin," katanya.
Puskesmas Kecamatan Koja menyiapkan tiga ratus dosis vaksin Sinovac dalam program perdana dan gelaran vaksinasi selanjutnya. “Bisa kami tambah jika peserta melebihi target,” kata Kepala Puskesmas Kecamatan Koja, dr Sri Puji Astuti.
Tak hanya menyiagakan empat tenaga medis sebagai vaksinator, vaksinasi ini juga dibantu sejumlah kader kemasyarakatan seperti Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma, pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
(sof)