LANGIT7.ID - Merupakan hal biasa kita temui, Imam shalat tarawih membaca qunut di rakaat terakhir shalat witir setelah tarawih atau qiyamullail. Ada yang mulai membaca sejak hari pertama ramadhan, ada pula dari pertengahan ramadhan. Lalu, apa hukum dan kapan doa qunut seharusnya mulai dibaca?.
Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, membaca qunut witir saat ramadhan merupakan sunnah. Hanya saja ada perbedaan pendapat mengenai kapan waktu doa qunut dibaca.
“Doa qunut shalat witir menurut mazhab Hanafi sunah dilakukan sepanjang tahun,” kata UAS dalam tausiahnya, dikutip Kamis (28/4/2022). Artinya, orang yang membaca qunut witir sejak hari pertama ramadhan mengikuti pendapat mazhab Hanafi.
Berbeda dengan mazhab Imam Malik. Tidak ada doa qunut dalam mazhab Imam Malik. “Saya tinggal di kampung Maliki dua tahun di Maroko, tidak ada doa qunut witir,” ucapnya.
Menurut imam Syafi’i, membaca doa qunut witir disunnahkan setelah pertengahan bulan Ramadhan atau malam ke-15. Dalam buku Abdul Somad Menjawab (2018), disebutkan, menambah qunut witir pada paruh kedua ramadhan.
Hal itu juga diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dari Imam Ali dan Abu Dawud dari Ubay bin Ka’ab.
Lalu, bagaimana tata cara gerakan saat melakukan doa qunut? Sunnah mengangkat kedua tangan dan tidak mengusap wajah, karena tidak ada riwayat tentang itu. Demikian dinyatakan al-Baihaqi.
Tidak dianjurkan mengusap wajah, tidak ada perbedaan pendapat dalam masalah itu. Bahkan sekelompok ulama menyebutkan secara Nash, hukum melakukan itu makruh. Demikian disebutkan Imam Nawawi dalam Ar Raudhah.
Bacaan qunut biasanya diawali dengan bacaan qunut seperti shalat subuh lalu dilanjutkan berbagai doa. Sering kita temui momen pembacaan doa ketika qunut ini begitu khusyuk hingga membuat jamaah menangis.
(jqf)