Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 25 Agustus 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pasutri Boleh Berhubungan Saat Malam Takbir dan Hari Raya Idul Fitri

mahmuda attar hussein Jum'at, 29 April 2022 - 12:00 WIB
Pasutri Boleh Berhubungan Saat Malam Takbir dan Hari Raya Idul Fitri
Ilustrasi mandi junub usai berhubungan suami istri. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Pasangan suami istri dibolehkan kembali berhubungan saat malam takbiran dan hari raya Idul Fitri. Sebab momentum tersebut menjadi hari untuk bersenang-senang.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, urusan berhubungan badan suami istri di malam akhir Ramadhan disebutkan dalan Al-Quran dalam surah Al-Baqarah ayat 187.

"Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu." (QS. Al-Baqarah: 187).

Baca Juga: Istri Belum Mandi Junub Selesai Haid, Bolehkah Berhubungan Intim?

"Kalau pun di malam itu tidak mandi, berwudhu saja, lantas dia boleh berdzikir. Orang yang berhadas besar, tidak boleh membaca Al-Quran, tapi boleh berdzikir," katanya dikanal YouTube Ustadz Abdul Somad Official, dikutip Jumat (29/5/2022).

Dalam kesempatan lain Buya Yahya memandang, bahwa memang sebagian orang ada yang menilai hal itu tidak boleh dilakukan. Namun, sebetulnya berhubungan suami-istri di siang hari raya diperbolehkan.

"Baik, silakan saja, karena memang hari bersenang-senang. Makan enak, berhubungan suami-istri, silakan saja," katanya.

Adapun keyakinan yang tidak memperbolehkan itu disebutnya merupakan hal yang aneh. Termasuk larangan berhubungan ketika 1 Muharram atau bahkan 10 Muharram.

"Tidak tahu dari mana ilmu begitu. Berhubungan suami istri itu halal, bahkan memang di hari raya Idulfitri Anda tidak boleh berpuasa. Anda harus berbuka dengan macam-macam cara berbuka, termasuk dengan cara berhubungan suami-istri," ujarnya.

Menurutnya, ilmu yang tidak berasal dan tidak diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan kesesatan yang menyulitkan diri sendiri. "Jadi tidak apa, boleh. Wallahu a'lam bishawab," tambahnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 25 Agustus 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:17
Maghrib
17:57
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan