Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Benarkah Sedekah Dapat Jaga Kesehatan Mental? Ini Kata Psikolog

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 03 Mei 2022 - 14:12 WIB
Benarkah Sedekah Dapat Jaga Kesehatan Mental? Ini Kata Psikolog
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Sedekah merupakan pemberian umat muslim kepada orang lain berupa apapun dengan sukarela dan jumlah bebas. Sedekah adalah bagian dari nilai dan ajaran Islam sebagai sebuah perilaku positif dan wujud dari rasa syukur, karena sudah diberi banyak nikmat.

Dengan bersedekah, maka akan muncul rasa berharga dalam dirinya dan hidupnya pun terasa bermakna. Psikolog, Muhammad Iqbal mengatakan sedekah sangat memberikan dampak positif bagi psikologis dan kesehatan mental seseorang.

Menurut dia, dengan sering memberikan sedekah maka dalam diri orang tersebut muncul rasa kepuasan, kebahagiaan, syukur, dan dapat memberikan ketenangan bagi seseorang.

Baca Juga: Halal Bihalal, Dipopulerkan Pendiri NU Pascaselisih Politik Awal Kemerdekaan

Kenapa demikian? Karena orang yang bersedekah akan banyak membuat kawan dan saudaranya nyaman.

"Kondisi ini tentu saja memberikan dampak yang besar bagi kesehatan mental seseorang, karena dalam perspektif psikologi kesehatan mental yang baik adalah ketika seseorang berada dalam keadaan tenang dan tentram," ujar Iqbal kepada Langit7, Selasa (3/5/2022).

"Sehingga seseorang dapat dengan mudah beradaptasi, menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh makna dan menghargai orang lain serta dapat berinteraksi baik dengan lingkungan sosial," imbuhnya.

Ia menambahkan, menurut Zakiah Daradjat kesehatan mental adalah kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan berdasarkan keimanan dan ketakwaan. Ini agar terhindar dari gangguan jiwa dan penyakit kejiwaan.

Seseorang yang memiliki kesehatan mental baik dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya, senantiasa bersyukur, dan terus berkembang. Dengan begitu diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang adaptif, tangguh serta mampu menjalin hubungan yang positif dengan lingkungan sosial dan orang lain.

Baca Juga: Boleh Berbaju Baru Saat Lebaran, Tapi Ingat Rambu-rambunya

"Orang yang sehat mental memiliki percaya diri, mampu menghargai dirinya, dan orang lain serta mampu menjalin hubungan dengan sang pencipta Allah subhanahu wa ta'ala," ucap CEO Rumah Konseling ini.

"Orang yang sehat jiwanya adalah orang yang peka terhadap sekitarnya, tidak kikir, tidak egois, dan berjiwa sosial," sambungnya.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Belumlah seseorang itu dikatakan beriman, manakalah dirinya tidur nyenyak karena kekenyangan, sementara tetangganya tidak dapat tidur karena kelaparan."

Lebih lanjut, Dosen Universitas Paramadina ini menuturkan, orang yang sehat mental akan terhindar dari rasa cemas, stres, dan depresi karena ia memiliki kemampuan adaptasi dan menyelesaikan masalah dengan baik.

Baca Juga: Bagaimana Pandangan Islam soal Tradisi Bagi-bagi Angpau?

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perilaku bersedekah atau berbagi adalah perilaku yang dapat meningkatkan dan menjaga kesehatan mental, karena dengan bersedekah membuat Anda bahagia, bermakna, bergairah, semangat, bersyukur yang akhirnya dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Terkait apa yang akan disedekahkan, Iqbal mengatakan sedekah itu memiliki arti luas. Ada banyak yang bisa digunakan sebagai sedekah.

"Namun, sedekah tidak hanya dengan harta atau materi, bagi mereka yang belum mampu tentu saja tidak juga dengan memaksakan diri, namun bisa melakukan kebaikan-kebaikan kecil termasuk dengan berbagi senyuman dan membantu orang lain dengan ikhlas adalah sedekah," tuturnya.

"Dalam makna luas sedekah dapat diartikan dengan perilaku yang berusaha membuat orang lain bahagia, baik dengan harta maupun tenaga yang dimilikinya," kata Ketua Asosiasi Psikologi Islam DKI Jakarta ini.

Baca Juga: Baju Lebaran Nggak Harus Warna Putih, Ikuti Tips Fashion Influencer Ini

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)