LANGIT7.ID, Jakarta - Penceramah,
Ustadz Khalid Basalamah menyebut, Islam tidak mengajarkan umatnya untuk malas. Sebab, Allah menciptakan bagian dari tubuh ini bergerak.
"Ketika seseorang tidak menggunakannya untuk bergerak, maka dipastikan fungsi tubuhnya tidak akan berjalan," ungkapnya dikanal YouTube SAP Channel, dikutip Selasa (10/5/2022).
Menurut dia, fenomena di mana anak muda yang sudah mengalami strok atau mengalami gangguan kejiwaan karena jarang memfungsikan tubuhnya untuk bergerak. Artinya, mereka kebanyakan hanya menghabiskan diri untuk bermalas-malasan.
Baca Juga: Tips Ajak Teman Malas Shalat ala Ustadz Adi Hidayat, Dapat Pahala Double"Subhanallah kita temukan orang yang sering bergerak, memfungsikan jari, telinga, dan lainnya untuk digunakan akan mendapatkan keberkahan dan jauh dari penyakit," ujarnya.
Dengan bergerak, kata dia, akan membantu seseorang untuk mengatasi rasa malasnya. Sehingga, Islam tidak mengenal kata 'putus asa'.
Seperti Umar bin Khattab yang menyebutkan hinanya orang yang enggan bekerja. "Sungguh kadang aku melihat seorang lelaki yang membuatku terkagum. Lalu aku tanyakan, ‘Apa pekerjaannya?’ Jika mereka menjawab, ‘Pengangguran.’ Orang tersebut langsung jatuh wibawanya di hadapanku." (Kanzul Ummal No.9858)
Rasulullah pun bersabda dalam sebuah hadist: "Jika terjadi hari kiamat sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya maka tanamlah." (HR. Bukhari & Ahmad).
"Motivasi dari Nabi Muhammad SAW luar biasa sekali. Semuanya adalah tentang pergerakan, karena dengan bergerak dapat menghindarkan seseorang dari sifat malas dan menuju kepada kesuksesan," ujarnya.
Dia menambahkan, sifat malas pada diri seseorang akan sulit membuatnya dipandang di tengah masyarakat.
"Maka bergeraklah mencari rezeki halal, karena ketika dia meninggalkan itu, maka pasti akan tertimpa kelemahan di akal, agama, dan kehinaan di tengah masyarakat," katanya.
(bal)