LANGIT7.ID, Jakarta -
Ustadz Adi Hidayat berpesan agar umat Islam membuktikan ketakwaannya usai Ramadhan. Kedisiplinan beribadah saat bulan puasa harus dilanjutkan setelahnya.
Dia mengatakan, sepekan usai
Ramadhan merupakan tanda kembalinya umat pada kebiasaan awal, yakni mengonsumsi makanan, minuman, dan aktivitas lainnya.
"Sebulan kita disiplin mengonsumsi makanan, minuman di waktu tertentu. Kita melatih diri untuk menahan dari segala perbuatan yang tidak bermutu, dan kita mencoba meningkatkan ibadah dan kedekatan dengan Sang Khalik," ujar dia dikanal YouTubenya, Rabu (11/5/2022).
Adapun setelah Ramadhan, seorang hamba tetap dituntut untuk menaati seluruh perintah dan ketentuan-Nya. Demikian pula dengan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya.
Baca Juga: Ustadz Khalid Basalamah: Islam Tak Ajarkan Umatnya Malas"Itu yang disebut dengan takwa, karena puncak keberhasilan seseorang menunaikan ibadah puasa adalah ketika ketakwaanny meningkat," ujar dia,
Takwa sendiri berarti meningkatnya segala aspek yang menandai perilaku mulia. Seperti melihat sesuatu yang lebih baik, telinga mendengar yang lebih baik, lisan bertutur pada segala yang baik, demikian tangan hingga kaki mengerjakan dan melangkah kepada hal baik.
"Ciri orang yang berhasil puasanya, siapapun dia, baik ustadz, pemuka agama, guru, publik figur, birokrat, pebisnis, maka tabiatnya akan cenderung meninggalkan segala yang Allah larang dan tidak sukai," ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan menjalankan ibadah Ramadhan juga termasuk tidak memfasilitasi segala hal yang mengandung unsur yang tidak disukai Allah. Apalagi, jika hal tersebut kontraproduktif dengan ajaran Islam.
"Buktikan kepada Allah bahwa kita memang berhasil menjalani training Ramadhan. Kita menjadi hamba yang semakin meningkat takwanya, maka kenali aspek positif untuk membuktikan itu. Disaat bersamaan juga tinggalkan segala hal yang tidak Allah sukai, seperti perilaku mungkar yang diingkari oleh hati," jelasnya.
(bal)