LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, meminta pemerintah menggencarkan penelitian dan pemeriksaan spesimen terkait kemunculan
hepatitis akut misterius. Penyakit tersebut menyerang anak-anak.
Netty menilai, pemeriksaan spesimen mesti gencar dilakukan agar pemerintah tidak salah mengambil kebijakan dalam mengantisipasi penyakit tersebut. Terlebih, penyakit ini sudah menyerang beberapa negara.
"Hal ini penting dilakukan agar kita tidak salah langkah dalam mengantisipasi penyebaran hepatitis misterius yang sudah menyerang banyak negara ini," ucap Netty dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (11/5/2022).
Baca Juga: Cara Cegah Hepatitis Akut, Begini Penjelasan Pakar dari Unpad
Selain itu, pemerintah juga harus memberikan informasi jelas kepada masyarakat terkait penyakit misterius tersebut. Penjelasan gamblang harus diberikan kepada masyarakat agar mereka tidak panik, tapi tetap meningkatkan kewaspadaan.
Netty juga meminta pemerintah mengantisipasi beredarnya informasi hoaks mengenai penyakit hepatitis, misal kabar yang menyebut penyakit itu timbul akibat vaksinasi Covid-19.
"Penting untuk menginformasikan peta penyebaran kasus, upaya yang dilakukan pemerintah dan kesiapan kesehatan dalam melakukan antisipasi lonjakan kasus agar rakyat dapat berpartisipasi aktif melakukan pencegahan," kata Netty.
Dia juga mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan fasilitas dan tenaga kesehatan supaya hepatitis akut misterius itu dapat tertangani bila kasus melonjak.
Pada 1 Mei 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait adanya 228 kasus hepatitis yang terjadi di 20 negara. Hingga saat ini, WHO dan banyak negara masih melakukan investigasi terhadap penyebab dan perkembangan penyakit hepatitis misterius ini.
(jqf)