Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Saat Gerhana, Rasulullah Perintahkan Shalat dan Bersedekah

Fifiyanti Abdurahman Senin, 16 Mei 2022 - 09:02 WIB
Saat Gerhana, Rasulullah Perintahkan Shalat dan Bersedekah
Ilustrasi shalat saat gerhana. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Beberapa saat lagi, masyarakat dunia akan melihat kembali gerhana bulan total. Di sebagian wilayah dunia seperti Benua Amerika, Eropa, Afrika, Timur Tengah yang dapat menyaksikan langsung fenomena yang disebut Super Blood Moon tersebut.

Fennomena Gerhana Bulan Total adalah fenomena astronomis ketika Bulan, Bumi dan Matahari berada pada satu garis lurus dan Bulan masuk seluruhnya ke dalam bayangan inti atau umbra Bumi.

Baca juga: 2 Jam Lagi, Tonton Live Streaming Gerhana Bulan Total di Sini!

Disebut Super Blood Moon karena disebabkan oleh pembiasan Rayleigh, yakni pembiasan sinar Matahari secara seletif oleh atmosfer Bumi.

Lantas, bagaimana fenomena Gerhana Matahari dan Bulan dalam Islam?

Dikatakan dalam Al-Qur'an surat Ar-Rahman ayat 5, Allah Ta'ala berfirman:

"Matahari dan bulan mengikuti jalannya dengan perhitungan yang tepat."

Gerhana Matahari merupakan keadaan di mana bulan berada di antara matahari dan bumi. Sehingga sinar matahari terhalang sebagian atau seluruhnya ke bumi.

Sementara, Gerhana Bulan terjadi ketika sebagian atau seluruh permukaan bulan tertutup bayangan Bumi. Saat fenomena langit seperti Super Blood Moon terjadi, perubahan warnanya disebabkan oleh pembiasan Rayleigh, yakni pembiasan sinar Matahari secara seletif oleh atmosfer Bumi.

Sehingga menyebabkan Bulan berwarna merah-coklat tua atau biasanya warnanya dapat bervariasi berdasarkan kondisi atmosfer.

Melansir dari About Islam, Senin (16/5/2022), sebelum Islam, orang biasa mengasosiasikan fenomena yang tidak biasa ini dengan beberapa alasan takhayul.

Seperti, terjadi gerhana Matahari pada hari Ibrahim, putra Nabi Muhammad SAW di Madinah, beberapa orang mengaitkannya dengan kematiannya.

Baca juga: Selain Super Blood Moon, Ada 3 Gerhana yang Terjadi Tahun Ini

Nabi Muhammad SAW memerintahkan bila terjadi gerhana untuk berdoa kepada Allah, mendirikan salat sunnah gerhana, bertakbir dan bersedekah. Sebagaimana sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, yang berbunyi:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana, maka banyaklah berdoa kepada Allah, bertakbirlah, dirikan shalat dan bersedekahlah."

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)