LANGIT7.ID - Siapa sangka jika
Ustaz Abdul Somad (UAS) merupakan seorang profesor. Dia mendapatkan gelar Profesor Pelawat atau
Visitor Professor dari Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam pada Januari 2020.
Jadi, kalau secara utuh nama dan gelar UAS adalah Ustaz Prof H Abdul Somad Batubara, Lc, D.E.S.A., PhD. Dia juga memiliki gelar adat Datuk Seri Ulama Setia Negara. Selain itu, UAS menerjemahkan banyak buku Bahasa Arab ke bahasa Indonesia.
UAS bukan hanya seorang pendakwah namun juga seorang intelektual yang produktif. Dia sudah menulis sekitar 15 buku, di antaranya Ustadz Abdul Somad Menjawab, Ustadz Abdul Somad tentang Wanita, dan Amalan yang Paling Dicintai Allah terbitan Gramedia.
Baca Juga: UAS: Islam Ajarkan Umatnya Wasatiah, Tidak Ekstrim Kanan-Kiri
UAS merupakan ulama kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara pada 18 Mei 1977. Dia berasal dari keturunan Melayu Riau dan Melayu Asahan. Sang ibu merupakan petani keturunan Melayu Riau. Sang ibu keturunan Syekh Abdurrahman (Syekh Silau Laut).
Sejak kecil, UAS sudah dididik melalui sekolah berbasis Tahfidzul Al-Qur'an. Pada 1990, dia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Al-Washliyah Medan. Lalu melanjutkan pendidikan ke Madrasah Tsanawiyah Mu'allimin Al-Washliyah Medan dan lulus pada 1993.
Selama satu tahun, UAS melanjutkan ke Pesantren Darularafah Deli Serdang, Sumatera Utara. Pada 1994, dia melanjutkan sekolah di Madrasah Aliyah Nurul Falah, Riau hingga 1996. Dia sempat kuliah di UIN Syarif Kasim Riau pada 1996-1998 sebelum melanjutkan ke
Universitas Al-Azhar Mesir.
Baca Juga: Yusril: Pencekalan UAS Bisa Ganggu Hubungan Melayu-Islam di ASEAN
Setelah mendapat gelar Lc, dia melanjutkan program S2 di Universitas Kebangsaan Malaysia, namun hanya sempat berkuliah dua semester. Dia mendapat beasiswa program S2 di Institut Darul-Hadits Al-Hassaniyah Rabat dan mendapat gelar D.E.S.A pada 2006. Lalu, UAS melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Islam Omdurman Sudan dan selesai pada 2019.
Setelah belajar hingga jenjang doktor di berbagai kampus, UAS sempat menjadi Dosen Bahasa Arab serta Dosen Tafsir dan Hadits di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, dan Dosen Agama Islam di STAI Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru. Dia juga menjabat anggota MUI, anggota Badan Amil Zakat, dan Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa'il Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau.
Kini, UAS dikenal sebagai pendakwah sejuta umat. Ribuan jamaah selalu antusias mengikuti tausiah jika berkunjung ke suatu daerah. Di kanal YouTube, ceramah-ceramah UAS sudah disaksikan puluhan juta penonton.
(jqf)