LANGIT7.ID, Jakarta - Ulama muda Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan segala sikap ekstrem tidak baik. Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya agar senantiasa mengambil sikap pertengahan atau wasatiah.
UAS menjelaskan, biasanya terdapat dua kubu ekstremis dalam beragama, yakni ekstrem dalam menerapkan syariat (ekstrim kanan) dan mereka yang ekstrem mendorong kebebasan (ekstrim kiri). Keduanya merupakan sikap yang menyalahi ajaran Islam.
“Yang terlalu ketat mengatakan kalau tidak seagama denganmu halal darahnya, maka ini ekstrem. Yang satu lagi mengatakan kita sama-sama manusia maka boleh melakukan apa pun yang kita suka ini pun juga ekstrem liberal dan sekuler,” kata UAS ketika berceramah di Masjid Kota Bukit Indah, Purwakarta yang disiarkan Youtube Ustadz Abdul Somad Official, dilihat Rabu (18/5/2022).
Baca Juga: Selain Singapura, UAS Juga Dicekal Negara Ini dengan Alasan EkstremisUAS lalu mengutip Surat Al-Baqarah ayat 143:
وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ اُمَّةً وَّسَطًا
Artinya: Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) ”umat pertengahan.
UAS menerangkan, ayat tersebut menyiratkan pesan bahwa Allah Swt hendak menjadikan umat Islam sebagai umat yang bersikap moderat. Dalam urusan sosial, Allah menghendaki agar senantiasa berbuat baik kepada sesama manusia apapun latar belakangnya.
Baca Juga: Elon Musk Rencanakan Kerja Sama dengan Indonesia Lewat SpaceX dan TeslaNamun, pada sisi lain, Allah juga dengan tegas mengatur sejauh mana umat Islam boleh terlibat dalam ritual keagamaan agama lain. UAS mengatakan tidak ada tawar menawar mengenai urusan akidah dan keimanan.
“Kita jelaskan ke anak-anak kita supaya tidak terjerumus ke ekstrem kanan ataupun ke ekstrem kiri, semua yang ekstrem itu tidak baik, yang baik itu es krim, tapi jangan banyak-banyak nanti batuk,” kata UAS berkelakar.
Baca Juga: Jokowi: Kegiatan di Transportasi Umum dan Ruang Tertutup Tetap Pakai Masker(zhd)