Masuk Kandidat Pj Gubernur DKI, Begini Respons Kapolda Metro Jaya
Garry Talentedo KesawaKamis, 26 Mei 2022 - 18:57 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran saat melantik 28 Kapolsek di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/4/2022). (Foto: Dok. Humas Polda Metro Jaya)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Irjen Fadil Imran disebut-sebut menjadi kandidat mengisi kursi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Nama Kapolda muncul setelah disebut oleh Politikus Gerindra, M Taufik.
Menanggapi hal tersebut, Fadil mengatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak berminat mengisi Pj Gubernur DKI. "Saya tidak berminat. Catat itu," kata Fadil di Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Jakarta, dikutip Kamis (26/5/2022).
Fadil menjelaskan bahwa dirinya masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan sebagai anggota Polri. Untuk itu, dia ingin fokus menyelesaikan pekerjaannya di Polda Metro Jaya.
"Masih banyak PR yang harus saya selesaikan untuk menjaga DKI Jakarta. Dan saya masih ingin membantu Kapolri mewujudkan Polri yang Presisi, Polri yang lebih baik," ujarnya.
Sebagai informasi, jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir Oktober 2022. Sejumlah nama disebut-sebut bakal mengisi jabatan tersebut, mulai dari Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekda DKI Marullah Matali dan Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”