LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mengabarkan saat ini banyak akun media sosial (medsos) mengatasnamakan organisasi Islam tersebut. Padahal akun-akun tersebut bukan resmi milik Jam'iyyah Persis.
Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Kelembagaan (HMK) PP Persis, Dr Tiar Anwar Bahtiar mengungkapkan pengurus pusat mengumumkan akun-akun resmi organisasi. Hal tersebut demi menjaga nama baik organisasi dan mencegah dari penyebaran berita palsu.
Akun medsos resmi Persis, yakni pertama, website www.persis.or.id; kedua, Facebook Persatuan Islam; ketiga, instagram @infopersis, keempat, Twitter @infopersis; dan kelima, Telegram @infopersis.
Baca Juga: Wamenag Dorong Dai Parmusi Manfaatkan Medsos untuk Dakwah“Nama-nama akun media sosial yang mengatasnamakan Persis, selain lima akun tersebut bukan akun resmi Persis dan isinya di luar tanggung jawab PP Persis,” ujar Tiar dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (30/5/2022).
Tiar mengimbau agar masyarakat dan anggota jam'iyyah berhati-hati dalam melihat informasi. Khusunya dari akun palsu yang mengatasnamakan Persis.
“Terdapat beberapa akun yang mengatasnamakan Persis, seperti grup facebook Info Terbaru Persis, Pengajian Persis dan lainnya yang justru menyebarkan berita yang tidak benar (hoaks) tentang jam'iyyah dan bahkan bertendensi fitnah serta disertai dengan gambar atau video tidak senonoh,” katanya.
Baca Juga: Cetak Generasi Tafaqquh Fiddin, Persis Perkuat Sains & Baca KitabDia memohon kepada pihak pengelola untuk segera menutup akun-akun tersebut. Sebab berpotensi memecah belah umat.
“Jika ke depan akun-akun medsos tersebut masih aktif menyebarkan berita, gambar atau video, maka kami akan memprosesnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.
"Bagi keluarga besar jam'iyyah Persis yang juga membuat akun medsos atas nama Persis dimohon terlebih dahulu melapor dan berkoordinasi dengan PP Persis Bidang HMK," kata Tiar.
Baca Juga: Jelang Timnas Indonesia U-19 vs Venezuela: Pemain Venezuela Miliki Banyak Kelebihan(zhd)