Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Marak Aksi Remaja Hadang Truk Demi Konten, Begini Perspektif Psikologi

Muhajirin Kamis, 09 Juni 2022 - 05:05 WIB
Marak Aksi Remaja Hadang Truk Demi Konten, Begini Perspektif Psikologi
Aksi viral remaja hadang truk hingga tewas di Tangerang (foto: tangkapan layar)
LANGIT7.ID, Jakarta - Dalam sepekan terakhir, marak aksi hadang truk yang dilakukan sekelompok remaja demi konten di media sosial terutama TikTok. Parahnya, aksi nekat tersebut memakan korban jiwa. Dalam satu pekan ini, setidaknya ada dua kasus hadang truk yang terjadi.

Pada Jumat (3/6/2022) tiga orang remaja nekat menghadang truk di Jalan Otista Gerendeng Karawaci, Tangerang Banten. Tindakan itu mengakibatkan salah satu remaja berusia 18 tahun tewas di tempat setelah tertabrak dan terlindas truk.

Sehari sebelumnya, dua orang remaja nekat menghadang truk di Jalan Gading, Cingcin, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Aksi itu mengakibatkan satu remaja mengalami luka berat dan harus dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Pengamat Sosial: Fomo, Dampaknya Banyak dan Berbahaya

Merujuk pada Pijar Psikologi, aksi demikian berkaitan erat dengan keinginan untuk eksis. Keinginan untuk eksis diterjemahkan sebagai salah satu motivasi seseorang untuk beraktivitas di media sosial.

Sebuah penelitian menyatakan, kebutuhan untuk populer adalah sebab terkuat yang mendorong orang untuk selalu bermedia sosial. Bagi remaja yang masih labil, mereka haus eksis untuk meningkatkan penghargaan diri atau self esteem.

Selama media sosial masih ada, maka fenomena haus eksis juga akan terus melekat. Ada banyak hal yang menjadi alasan mengapa seseorang ingin tampak eksis di media sosial. Bisa jadi dia memang tidak memiliki tempat lain untuk menyalurkan keinginan untuk dikenal orang lain.

Sayangnya, remaja yang labil mudah terbawa tren dan tidak punya filter dalam dirinya untuk menyaring baik dan buruk di media sosial. Di sinilah pentingnya pendampingan orang tua dan para pendidik agar remaja bisa terarah bermedia sosial dengan baik. Sehingga remaja tidak terjerumus dalam keburukan apalagi sampai mencelakai diri sendiri.

Baca juga: 4 Tips Terhindar dari FOMO, Nomor 3 Harus Mulai Dipaksakan

Dalam Islam, seseorang tidak boleh membahayakan diri sendiri ataupun orang lain. Kaidah ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW dari Ibnu Abbas yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Ibnu Majah, yang artinya: "Tidak boleh melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri ataupun orang lain."

Berdasarkan kaidah tersebut, maka membahayakan diri sendiri dilarang oleh syariat. Kemudian, jika seseorang dilarang menimbulkan mudharat kepada dirinya sendiri ataupun orang lain, maka diperintahkan memunculkan ihsan dalam setiap perbuatan.

"Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Baqarah: 195)

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)