Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bahaya Dehidrasi saat Berhaji, Linglung hingga Heat Stroke

fajar adhitya Jum'at, 17 Juni 2022 - 22:22 WIB
Bahaya Dehidrasi saat Berhaji, Linglung hingga Heat Stroke
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah mengimbau jemaah senantiasa menjaga asupan air minum selama proses ibadah haji. Panasnya cuaca di Arab Saudi bisa membuat tubuh banyak kehilangan cairan atau dehidrasi tanpa sadar.

Tim dokter KKHI Mekkah, Eva Delsi menjelaskan tidak adanya ada penanda biologis saat tubuh terpapar panas saat berhaji bisa membuat jemaah abai untuk minum. Gerah, sebagai salah satu indikator bilogis membuat jemaah Indonesia acapkali tidak sadar tubuhnya sedang mengalami dehidrasi.

Baca Juga: Kulit Tetap Terjaga, Bawa Produk Perawatan Tubuh Ini ke Tanah Suci

"Cuaca di sini memang panas banget dan tidak mengeluarkan keringat, beda dengan di Indonesia yang mana kita bisa merasa gerah. Di sini kita merasa baik baik aja karena tidak ada penanda," kata Eva dalam siaran persnya, Jumat (17/6/2022).

Menurut Eva, kondisi dehidrasi pada tubuh tidak hanya berpengaruh pada kondisi kulit atau bibir yang kering dan pecah-pecah. Dehidrasi dapat mengarah pada kondisi yang lebih gawat, terutama di tengah cuaca yang panas dengan kelembapan yang rendah.

"Kalau kita dehirasi yang terganggu semua sel tubuh, akibatnya mulai dari yang teringan seperti rasa mual, kulit terasa kering, sampai dengan bergejala berat seperti delirium (berperilaku seperti orang bingung) sampai dengan terjadinya heat stroke yang ditandai gangguan kesadaran atau pingsan. Itu yang kita mau hindari," ungkapnya.

Baca Juga: Anti Ribet, Tips Berpakaian Jemaah Wanita saat Haji dan Umrah

Untuk itu, Eva mengingatkan para jemah untuk rutin minum air dan makan tepat pada waktunya. Selain itu gunakan alat pelindung diri seperti masker, alas kaki, payung, semprotan muka, dan sebagainya.

Meskipun sering minum, lanjut Eva, dengan cuaca dan kelembapan di tanah suci, tidak akan membuat jemaah sering buang air kecil. Sehingga jamaah diminta untuk rutin minum air dan jangan tunggu haus.

"Meskipun di malam hari jangan lupa minum. Sebelum tawaf minum, setelah selesai tawaf, sebelum sa’i, setelah sa’i, jangan lupa minum," tutur Eva.

Baca Juga:

Jemaah Haji Diimbau Selalu Pakai Masker Antisipasi Badai Pasir

Niat Berhaji ke Tanah Suci, Perhatikan 3 Persiapan Ini


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)