LANGIT7.ID, Semarang - Tim medis Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di sektor 4 Mekkah mengingatkan agar jemaah haji, senantiasa untuk menjaga kondisi fisiknya menjelang elaksanaan puncak rukun haji, yakni wukuf di Padang Arafah.
Kepala Bidang emergency medical team (EMT) sektor 4 Mekkah dr Ismail Abu Zain menekankan agar jemaah haji benar-benar bisa mengukur kemampuan tubuhnya dalam beribadah.
“Puncak haji itu adalah wukuf di (padang) Arafah dilanjutkan mabit di Muzdalifah serta melempar jamarot di Mina. Rangkaian Armuzna tersebut benar-benar memerlukan stamina yang prima. Jangan sampai stamina jamaah tersedot hanya karena berlomba-lomba melaksanakan umroh sunnah,” imbau dr Ismail dikutip dari laman Kemenag Jateng, Kamis (23/6/2022).
Baca juga: Area Masjidil Haram Diperketat, 3 Kursi Roda Jemaah asal Kendal DisitaIsmail juga kembali mengingatkan jamaah untuk tidak terlalu sering sholat di waktu Zuhur dan Ashar di Masjidil Haram jika memang stamina tidak fit karena suhu yang sangat panas.
“Dzuhur dan Ashar adalah waktu di mana suhu udara sangat panas di sini. Suhu yang panas dengan kelembaban yang sangat kering, membuat jamaah tidak merasa haus walaupun sebenarnya penguapan tubuh sangat tinggi. Ini sungguh bahaya jika tidak diimbangi dengan banyak minum, sedangkan jamaah kebanyakan menghindari banyak minum agar tidak sering kencing ketika sedang berada di Masjidil Haram,” terangnya.
Team promosi kesehatan daker Mekkah Neny Khoironi menambahkan, jemaah haji diimbau untuk memperbanyak minum untuk menjaga stamina tubuh saat padatnya rangkaian ibadah haji.
“Jemaah yang menghindari banyak minum karena khawatir sering kencing dapat berakibat fatal begi kesehatan jamaah,” kata Neny.
Baca juga: Silaturahmi ke Al-Bahjah, UAS dan Buya Yahya Saling Berebut Cium TanganDi sisi lain, dari bidang perlindungan jamaah sektor 4 Fathul Ulum mengingatkan kepada jemaah haji agar tidak pergi sendirian, dan setidaknya harus ada teman dan jangan lupa membawa kartu maktab yang harus selalu dibawa.
“Karena apabila barcode yang ada di kartu maktab itu discan, akan muncul google map yang menuntun jamaah menuju hotel tempat menginap,” ungkapnya.
(sof)