Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Jelang Idul Adha, Ini Syarat Penyembelihan Hewan Kurban

redaksi Ahad, 03 Juli 2022 - 08:32 WIB
Jelang Idul Adha, Ini Syarat Penyembelihan Hewan Kurban
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada 10 Juli 2022, umat muslim akan melaksanakan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. Di antara jenis hewan yang boleh dikurbankan, yakni unta, sapi, kerbau, dan kambing.

Lantas apa saja syarat hewan kurban yang boleh dikurbankan? Pendakwah Ustaz Adi Hidayat mengatakan, ada syarat usia hewan yang hendak dikurbankan.

"Kita bisa temukan dalam hadits riwayat muslim nomor 1963 dari Jabir radiallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, janganlah kalian menyembelih hewan, kecuali hewan itu sudah cukup umurnya cukup usianya," ujar Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya, dikutip (3/7/2022).

Baca Juga: Masjid Agung Sunda Kelapa: Jejak Penyebaran Islam Melalui Saudagar

Masing-masing jenis hewan kurban memiliki batasan usia yang berbeda. Kambing harus berusia minimal satu tahun, kerbau dan sapi usia dua tahun, dan batasan unta minimal lima tahun.

"Ingat ya kambing usia setahun masuk tahun kedua, kerbau atau sapi dua tahun masuk tahun ketiga, kemudian unta usia lima tahun," katanya.

Selain usia, perlu diketahui bahwa fisik hewan kurban juga merupakan salah satu syarat yang perlu diperhatikan. Fisik hewan yang tidak boleh dikurbankan, yakni matanya buta, sakit, dan terlampau kurus.

Baca Juga: Tausiah Ahad Pagi: Menatap Idul Qurban dengan Takwa

Baca Juga: Perbedaan Waktu Idul Adha, Ikut Pemerintah atau Arab Saudi?

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)