LANGIT7.ID, Jakarta -
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyampaikan duka cita atas penembakan terhadap mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mendoakan kesembuhan Abe.
"Atas nama para Menlu G20, Menteri Luar Negeri Indonesia sampaikan kepada Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi simpati yang mendalam," kata
Retno dalam pernyatan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Jumat (8/7/2022).
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo AbePenembakan terjadi di Prefektur Nara, Jepang saat
Abe sedang memberikan pidato di depan Stasiun Yamato-Saidaiji kintetsu Railway. Siswa SMA setempat yang menyaksikan penembakan itu mengatakan kepada NHK, ada seorang pria datang dari belakang dan melepaskan dua tembakan.
"Atas kejadian yang terjadi di Prefektur Nara, Jepang, terhadap mantan Perdana Menteri Jepang, Yang Mulia Shinzo Abe dan turut mendoakan pemulihan dan kesembuhan Yang Mulia Shinzo Abe," imbuh Retno saat memimpin pertemuan sesi pertama pertemuan tingkat Menlu negara G-20 di Bali.
Baca Juga: Mengenal Henti Jantung, Kondisi yang Dialami Shinzo Abe Usai DitembakAbe menjalani perawatan intensif di RS Universitas Kedokteran Nara. Ia diterbangkan ke rumah sakit menggunakan helikopter dari lokasi penembakan di salah satu jalan di kota Nara, di wilayah barat Jepang.
Pria berusia 67 tahun, yang juga merupakan pemimpin lama Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, dilarikan ke rumah sakit dengan darah terlihat di bajunya. Seorang anggota parlemen LDP mengatakan ada informasi bahwa Abe ditembak di sisi kiri tubuh bagian atasnya.
Baca Juga:
Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Orang Tak Dikenal
Ini Rahasia Perdana Menteri Tertua di Dunia Tetap Sehat di Usia 96 Tahun(asf)