LANGIT7.ID, Jakarta - Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafiiyah Al Burdah mengedarkan 170 kupon daging hewan kurban untuk masyarakat sekitar. Harapannya, daging kurban yang disebarkan memberi manfaat nutrisi bagi masyarakat sekeliling pondok.
Pimpinan Ponpes Salafiyah Syafiiah Al Burdah Kiai Haji (KH) Muhammad Taufik Hidayat menegaskan, pemotongan hewan kurban merupakan agenda wajib yang dari tahun ke tahun selalu dilaksanakan. Menurut dia, kesyukuran seorang hamba kepada Sang Pencipta, dalam hal itu Allah SWT, merupakan bukti kecintaan yang sangat mendalam.
Hal tersebut, kata dia, ditunjukkan dengan menyuguhkan hewan kurban terbaik untuk disembelih dan dagingnya diberikan kepada khalayak umum tanpa pamrih. Adapun jumlah hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha kali ini sebanyak dua ekor sapi dan empat domba Garut.
Baca Juga: Masjid Agung Al Barkah Bekasi Sembelih 15 Kambing dan 8 Sapi"Harapannya jumlah hewan kurban tahun depan lebih banyak dan daging yang diberikan bisa bermanfaat dan dikonsumsi masyarakat banyak," kata Ustaz Taufik kepada
Langit7.id, Ahad (10/7/2022).
Dia menambahkan, penyembelihan hewan kurban, yang didahului dengan Salat Idul Adha, merupakan bagian dari syiar Islam sebagai agama yang memgajarkan kepedulian sosial. Para sahibul kurban atau mudhahi, kata dia, mengikhlaskan hartanya untuk membeli hewan kurban yang kemudian sebagian besar dagingnya diberikan untuk orang lain.
"Mereka (sahibul kurban) tidak pernah berhitung dan membandingkan antara hewan kurban yang diberikan dengan bagian daging yang diterima," ujarnya.
Perayaan Idul Adha tahun ini di Indonesia berlangsung berbeda. Pengurus Pusat Muhammadiyah berlebaran pada Sabtu (9/7/2022), sementara pemerintah berhari raya, Ahad (10/7/2022).
Baca Juga: Adem, Ustaz Khalid Basalamah dan Gus Miftah Berpelukan di Arafah(zhd)