LANGIT7.ID, Jakarta - CEO
Tesla dan SpaceX, Elon Musk mengurungkan niatnya untuk membeli platform media sosial Twitter. Hal itu diketahui lantaran perusahaan
media sosial berbasis microblogging itu dianggap tidak transparan dan banyak melanggar aturan selama proses negosiasi.
Terkait pembatalan tersebut, pihak
Twitter mengatakan akan menuntut balik Musk. Twitter juga memastikan terus berupaya untuk menyelesaikan proses transaksi dan pembelian platform tersebut oleh Musk.
Baca Juga: 3 Alasan Elon Musk Batal Beli Twitter, Banyak Akun Bot hingga Saham Anjlok"Dewan direksi Twitter berkomitmen untuk merampungkan proses transaksi dengan harga dan persyaratan yang telah disepakati Musk sebelumnya. Kami berencana mengambil jalur hukum untuk menegakkan perjanjian dalam proses akuisisi Twitter oleh Musk ini dan kami yakin pasti akan menang," ujar Ketua Dewan Direksi Twitter Bret Taylor dalam cuitan di akunnya @btaylor, dikutip Langit7.id, Selasa (12/7/2022).
Diketahui,
Elon Musk melalui kuasa hukumnya mengatakan batal membeli Twitter karena platform tersebut dianggap melanggar aturan ketika proses negosiasi berlangsung. Pernyataan Musk tercantum dalam dokumen yang dikirimkan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) alias SEC.
Pelanggaran tersebut terkait jumlah akun robot (
bot) dan akun palsu (
spam) di Twitter yang menurut Musk mencapai 20 persen dari penggunanya. Namun, Twitter mengklaim total akun
bot atau
spam yang beredar di platformnya hanya 5 persen dari 226 juta pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi (
monetizable daily active user/mDAU).
Baca Juga: Batal Dibeli Elon Musk, Twitter Bakal Tempuh Jalur HukumTwitter dan Musk memiliki kesepakatan apabila ada satu pihak yang mundur dari proses negosiasi ini karena alasan tertentu, harus membayar uang pembatalan senilai USD1 miliar atau sekitar Rp14,9 triliun.
Namun, dalam dokumen SEC Musk yang menginformasikan pembatalan pembelian Twitter tidak mencantumkan biaya pembatalan ini, mengutip dari The Verge. Tampaknya Musk ingin membatalkan transaksi ini tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.
Baca Juga:
Elon Musk Batal Akuisisi Twitter, Ini Penjelasan Pengacara
Jadi Raja Cuit, Elon Musk Beli Saham Twitter US$44 Miliar(asf)