LANGIT7.ID, Banjarnegara - Sebanyak 1.708 warga di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi shohibul kurban. Warga desa ini menyembelih 190 ekor sapi, 2 ekor kambing, dan 376 ekor domba saat Idul Adha, kemarin.
Dari 1.708 warga Desa Batur yang menjadi shohibul kurban, terbanyak berasal dari Dusun Krajan sebanyak 747 orang. Terdiri dari 74 ekor sapi gabungan kelompok warga berisi 7 orang dan juga kurban domba 229 ekor.
Padahal, jumlah kepala keluarga (KK) di Dusun Krajan ini hanya 1.500 orang. Artinya lebih dari 50% warganya berkurban tahun ini.
Baca juga: Tanda Kurban Diterima, Belajar dari Kisah Habil dan QabilDaging korban ini kemudian ditasarufkan ke warga masyarakat Desa Batur dengan cara menghitung jumlah jiwa atau cacah jiwa bukan per kepala keluarga. Jika dalam satu rumah ada 6 orang, maka akan mendapatkan 6 paket daging kurban. Berat masing-masing paket sekitar 2,5 kilogram.
Daging kurban tidak hanya dibagikan ke masyarakat Desa Batur, tetapi juga ke desa-desa lainnya. Hal ini karena banyaknya hewan kurban yang disembelih. Terutama dibagikan ke desa-desa yang mengajukan permintaan daging dari daerah yang tingkat ekonominya masih rendah.
Penyuluh agama Kecamatan Batur Banjarnegara, Ahmad Saifudin mengatakan, bahwa antusiasme warga dalam berkurban yang tinggi ini sudah berlangsung sejak dulu.
“Semangat berkurban di Desa Batur sudah berlangsung lama dan turun temurun, dari generasi sepuh Desa Batur. Dan semangat ini masih dipelihara hingga saat ini,” kata Ahmad Saifudin, di laman Kemenag Jateng, dikutip Rabu (13/7/2022).
“Hal itu didukung pula dengan para dai, dan mubaligh yang selalu menyampaikan keutamaan berkurban,” ungkapnya lagi.
Baca juga: Bakrie Amanah Salurkan 397 Hewan Kurban ke 16 ProvinsiRupanya warga setempat memiliki kiat khusus, agar kurban ini menjadi ibadah yang tidak memberatkan, yakni dengan menerapkan tabung kurban.
“Tabung kurban ini dilakukan tiap sepekan sekali, yang ditarik oleh petugas khusus. Adapun besaran tabungan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” kata Ahmad.
Salah satu shohibul kurban, Kholis mengaku senang karena setiap tahun bisa melaksanakan ibadah kurban. “Saya sangat bahagia kalau bisa berkurban setiap tahun,” kata Kholis.
(sof)