Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home wisata halal detail berita

Pantai Larangan, Menikmati Semilir Angin dan Teh Hangat Khas Tegal

hasanah syakim Jum'at, 15 Juli 2022 - 18:45 WIB
Pantai Larangan, Menikmati Semilir Angin dan Teh Hangat Khas Tegal
Pantai Larangan, Kabupaten Tegal (foto: visitjawatengah)
LANGIT7, Tegal - Pantai Larangan merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup dikenal di Tegal, Jawa Tengah. Berada di pinggir Jalan Raya Tegal-Pemalang, detinasi wisata ini mudah untuk dijangkau.

Dilansir dari visitjawatengah.jatengprov.go.id, Pantai Larangan berada di Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Di mana disepanjang jalan menuju pantai ini wisatawan akan menemukan tambak dan pohon bakau yang berjejer di tepiannya.

Sahabat Langit7 juga akan melihat berbagai aktivitas masyarakat setempat seperti warga sekitar yang menjemur ikan hingga aktivitas nelayan pesisir lainnya.

Baca juga: Desa Wisata Sikasur, Padukan Budaya dan Potensi Alam yang Memukau

Jika Sahabat penasaran ingin mengunjungi destinasi wisata Pantai Larangan, cukup membayar Rp2.000. Sangat murah untuk berwisata sembari menikmati panorama Pantai Larangan yang dulu sempat dijuluki pantai tersembunyi di Tegal.

Keindahan alam di Pantai Larangan, Kabupaten Tegal ini salah satunya masih banyak pepohonan cemara yang ada di pinggir pantai.

Di pantai ini wisatawan bisa melakukan aktivitas seperti bermain pasir di pinggir pantai yang luas. Wisatawan dapat dengan leluasa untuk mengeksplorasi pantai ini sembari bermain pasir.

Baca juga: Eksotisme Pantai Sigandu Batang, Sajikan Sarana Wisata Keluarga

Bermain pasir dapat menjadi aktivitas menyenangkan terutama bagi anak-anak sebagai usaha melatih kemampuan motorik mereka. Selanjutnya, wisatawan juga dapat menikmati semilir angin pantai dan mendengar debur ombak.

Berjalan di antara buih ombak dapat membuat perasaan menjadi lebih tenang dan menenangkan pikiran sehingga dapat menciptakan rasa bahagia dengan cara yang sederhana.

Jika haus, Sahabat Langit7 dapat menikmati air kelapa sebagai aktivitas yang biasa dilakukan saat berwisata ke pantai. Namun, jangan lupa juga untuk menikmati teh khas Tegal.

Baca juga: Kampung Wisata Purbayan, Sarana Wisata Edukasi dan Sejarah

Teh Tegal ini sangat khas. Aromanya wangi dengan seduhan panas, rasanya legi (manis), dan kenthel (kental). Orang biasa menyebut dengan Wagtel.

Dalam proses pembuatannya. Daun teh diseduh menggunakan air panas dalam poci tanah liat yang menciptakan aroma khas tersendiri. Teh yang diseduh dalam poci lalu dituangkan ke cangkir berisi gula batu.

Sembari menikmati semilir angin dan minum teh Tegal, tentu akan menjadi pengalaman yang mengasikkan.

Baca juga: Pengolahan Jagung di Gorontalo Bisa Bangkitkan Perekonomian Daerah

Pantai Larangan juga terdapat hidden gem yang dinamai dengan Karang Jeruk, penamaan Karang Jeruk pada gugusan karang ini karena bentuknya menyerupai jeruk. Karang Jeruk juga menjadi spot pilihan para pemancing di Tegal.

Untuk melihat Karang Jeruk tersebut dapat ditempuh dengan menggunakan kapal yang dapat disewa. Butuh waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan dari Pantai Larangan kekhasannya ditandai dengan Menara Suar pada posisi barat daya Karang. Di area tersebut wisatawan juga dapat melakukan aktvitas snorkeling.

Pantai Utara di Jawa Tengah terbentang dan tersebar dari Brebes di bagian barat hingga Rembang di bagian timur. Jajaran pantai tersebut sangat menarik untuk dieksplor. Pantainya landai dan luas, ombak lautnya lebih tenang dibandingkan pantai di selatan. Cocok untuk dijadikan sebagai destinasi wisata bersama keluarga.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)