LANGIT7.ID - , Jakarta - Memiliki tubuh ideal merupakan impian semua orang. Namun, untuk mendapatkannya tidaklah mudah, beberapa orang harus berusaha lebih keras bahkan hingga sampai tahap operasi.
Seperti yang dilakukan oleh musisi Tanah Air
Melly Goeslaw. Penyanyi bersuara merdu ini harus melakukan operasi bariatrik agar tubuhnya menjadi ideal. Hal tersebut dilakukannya karena berat badannya masuk dalam kategori
obesitas.
Baca juga: Melly Goeslaw Jalani Operasi Bariatrik, Apa Sih Itu?Setelah menjalani operasi bariatrik tersebut, dalam unggahan video pendeknya, Melly mengaku telah berhasil menurunkan 4 kilogram dalam waktu 6 hari saja.
"6 hari udah turun 4 kg. Jadi semangat terus," kata Melly melalui akun @melly_goeslaw, Kamis (21/7/2022) kemarin.
Lalu, bagaimana pandangan Islam akan operasi bariatrik yang dilakukan Melly untuk mendapat
tubuh ideal?
Dekan Sekolah Tinggi Studi Islam di Universitas Mishkah dan anggota Komite Fatwa Tetap untuk Majelis Ahli Hukum Muslim di Amerika (AMJA), Hatem Al-Hajj mengatakan
operasi bariatrik diperbolehkan jika terdapat indikasi medis.
Menurut dia, dokter yang dapat dipercaya adalah orang yang harus menilai apakah suatu operasi tertentu diindikasikan secara medis atau tidak. Dan pada prinsipnya, diperbolehkan jika manfaat operasi lebih besar daripada kemungkinan kerugiannya.
"Prinsip lainnya adalah bahwa pengobatan non-invasif harus selalu diutamakan daripada yang invasif dan diberikan waktu yang cukup untuk bekerja," ujar Hatem Al-Hajj dikutip dari About Islam, Jumat (22/7/2022).
Baca juga: Selain Olahraga, Enam Kebiasaan Ini Bantu Turunkan Berat BadanDia melanjutkan, para ulama memahami penundaan operasi atau prosedur invasif sebagai upaya terakhir dari hadits ini, Dari Jabir bin Abdullah radhiyallah ‘anhu, dia berkata, "Saya mendengar Nabi SAW berkata "Sekiranya ada sesuatu yang lebih baik untuk kalian pergunakan sebagai obat, maka itu ada terdapat pada minum madu,
berbekam dan sengatan api panas (terapi dengan menempelkan besi panas di daerah yang luka) dan saya tidak menyukai kay (terapi dengan menempelkan besi panas pada daerah yang luka)." (HR Bukhari dan Muslim)
Dalam hadis ini dikatakan, bahwa Nabi Muhammad SAW sedang berbicara tentang cara pengobatan yang paling umum dan tersedia untuk para sahabat di zaman mereka.
"Penundaan operasi sampai kegagalan perawatan medis juga merupakan prinsip yang dapat diterima dalam pengobatan modern," pungkasnya.
Baca juga: Makanan Bergizi Ternyata Bermanfaat Jaga Berat Badan Seimbang(est)