LANGIT7.ID, Jakarta -
Modest fashion di Indonesia semakin lama kian digemari. Selain memiliki desain yang cantik, fashion ini juga mempunyai beragam wastra, yakni kain tradisional yang sarat akan makna budaya nusantara.
Ketua Dewa Pakar Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (PP MES),
Perry Warjiyo mengatakan maraknya kegemaran akan modest fashion dapat menjadi kekuatan bagi Indonesia. Menurutnya, hal itu harus terus dikembangkan. "Kita dewan pakar terus dukung melalui pemikiran maupun pengembangan-pengembangan fashion halal," katanya," ujar Perry dalam Muhadatsah Dewan Pakar MES, Sabtu (23/7/2022).
Baca Juga: Akankah Citayam Fashion Week Jadi Tren Fesyen Baru?Untuk pengembangannya, lanjut Perry, pelaku fashion halal mesti memiliki
sertifkat halal. Hal itu penting agar produk yang dikeluarkan dapat memenuhi standar fiqih.
"Fashion halal mesti memiliki sertifikasi halal. Itu menjadi sangat penting karena itu fashion halal tidak hanya cantik dan indah tetapi juga memenuhi ketentuan-ketentuan fiqih dan juga
syariat Islam. Dan untuk pengembangan bersama pihak yang bertanggungjawab harus memudahkan untuk sertifikasi halal," kata Perry.
Baca Juga: Pengusaha Siap Fasilitasi Remaja Citayam Fashion Week Jadi Kreator KontenSelain itu, Perry yang juga menjabat Gubernur Bank Indonesia itu mendorong para pelaku fashion harus menciptakan fashion halal yang ramah lingkungan. Hal tersebut agar mendapatkan keuntungan bersama.
"Ini yang menjadi satu tantangan bagi kita semua. Namun, harus dimulai agar konsumen terutama di mancanegara semakin sadar bahwa fashion halal membawa dampak baik," tuturnya.
Baca Juga:
Saingi Kelas Borju, Citayam Fashion Week Jadi Ruang Eksis Pemuda Menengah ke Bawah
Model Profesional Ikut Citayam Fashion Week, Muncul Istilah Haradukuh(asf)