Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home global news detail berita

Survei: Mayoritas Masyarakat Pesimis Akibat Krisis Ekonomi

mahmuda attar hussein Kamis, 28 Juli 2022 - 14:50 WIB
Survei: Mayoritas Masyarakat Pesimis Akibat Krisis Ekonomi
Ilustrasi krisis ekonomi. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Median, mayoritas masyarakat Indonesia pesimis karena krisis ekonomi yang berlangsung selama beberapa tahun belakangan.

Direktur Eksektutif Lembaga Survei Median, Rico Marbun menyebutkan, selain pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, rasa negatif itu juga muncul akibat perang Ukraina-Rusia yang turut menyebabkan krisis ekonomi.

"Dari tiga survei sejak 2021-akhir Juli 2022. Ternyata perasaan negatif publik pada saat ini selalu lebih besar daripada positif," katanya dalam 'Diskusi Kenaikan Harga-Harga Menggelisahkan Warga', Rabu (27/7/2022).

Pada tahun 2021 rasa negatif masyarakat mencapai 50 persen dan 27 persennya positif. Maret tahun ini, perasaan negatif masyarakat mencapai 40,2 persen, sementara positif 33,7 persen.

Baca Juga: Perekonomian Global Menurun, Akankah Inflasi Indonesia Ikut Meninggi?

"Bahkan, data pada pekan lalu kembali mengalami peningkatan, yakni perasaan negatif 44,6 persen dan positif 28,3 persen," tambahnya.

Adapun perasaan negatif ini termasuk rasa sedih, takut, marah yang lebih dominan. Infeksi yang dialami bukan secara fisik, melainkan secara psikologis yang menimpa sebagian besar masyarakat Indonesia.

"Penyebab perasaan negatif itu akibat krisis ekonomi, yaitu sebesar 84,7 persen. Rasa negatif ini dialami seluruh kalangan dan bukan hanya orang tua, tapi juga milenial," katanya.

Dia menyebutkan, mayoritas masyarakat mengeluhkan soal stabilitas harga, yaitu sebesar 88 persen. Artinya, harga yang semakin mahal membuat kemampuan membeli kebutuhan pokok masyarakat terancam.

"Jadi ini bukan masalah ketersediaan, tidak ada komplain soal ketersediaan, tapi lebih kepada mahalnya harga. Jadi kenaikan harga komoditas terjadi secara merata," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan