Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Kemenkes Gencarkan Vaksin Dosis ke-4, Diklaim 73 Persen Efektif Cegah Covid-19

ummu hani Jum'at, 29 Juli 2022 - 17:44 WIB
Kemenkes Gencarkan Vaksin Dosis ke-4, Diklaim 73 Persen Efektif Cegah Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai memberikan dosis ke-4 untuk para tenaga kesehatan (nakes) sebagai salah satu populasi berisiko terpapar Covid-19. Upaya dosis ke-4 didasarkan dari rata-rata interval vaksinasi, yaitu 6 bulan pasca suntikkan sebelumnya.

Hal ini sesuai surat edaran (SE) nomor HK.02.02/C.3615/2022 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes. Adapun studi dari COV-Boost menunjukkan penyuntikan dosis ke-4 vaksin mRNA efektif meningkatkan level antibodi dan imunitas tubuh.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Wuhan Tutup Perkantoran dan Transportasi Umum

"Terkait dosis ke-4 ini, ada penelitian lain yang mendukung. Hal ini juga sesuai dengan apa yang akan dilakukan pemerintah Indonesia sebagai langkah lanjutan," ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19, dikutip dari kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Jumat (29/7/2022).

Vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca mengklaim dosis ke-4 akan meningkatkan sekitar 73 persen penerima vaksin dari infeksi varian Omicron. Hal ini merupakan hasil dari penelitian dunia nyata yang dilakukan di Universitas Chiang Mai di Thailand.

Pada penelitian EMA’s Covid-19 task force (ETF) dan the European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC), rekomendasi pemberian vaksin dosis ke-4 harus dilakukan sesuai prioritas risiko penularan, termasuk untuk orang dengan gangguan imunitas. Nantinya, jenis vaksin yang diberikan sesuai dengan kemampuan penerimaan tubuh.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Australia Melonjak, 5.450 Pasien Dirawat di Rumah Sakit

Saat ini, varian maupun subvarian Covid-19 terus terjadi. Hal tersebut mengindikasikan manusia sebagai host atau target virus. "Walau mutasi virus bersifat alamiah tapi intensitasnya akan meningkat jika dibarengi laju penularannya yang juga meningkat di masyarakat," tutur Wiku.

Dalam satu tahun terakhir, terjadi pergeseran dominansi varian dari delta di 2021 menjadi Omicron sejak awal 2022. Tingginya mutasi varian Omicron membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan pemantauan khusus Omicron Sub Variant Under Monitoring, diantaranya BA.4, BA.5, BA.2.12.1, BA. 2.9.1, BA. 2.11, BA.2.13.

Varian BA.2.75 ditemukan pada Mei lalu di India. Varian ini diketahui telah terimportasi ke Indonesia, berdasarkan pemantauan Kementerian Kesehatan.

Baca Juga:

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)