LANGIT7.ID, Jakarta -
Serbia dan Kosovo terlibat ketegangan di akhir pekan. Hal ini dipicu terkait penerapan undang-undang yang mengharuskan warga Serbia mengganti plat nomor mereka dengan plat Kosovo.
Melansir dari The Washington Post, Senin (1/8/2022), aturan baru yang mulai berlaku hari ini mengharuskan pemegang ID dan paspor Serbia mendapatkan dokumen tambahan untuk memasuki
Kosovo. Kebijakan seperti ini sudah terjadi pada warga Kosovo yang memasuki Serbia.
Baca Juga: Polisi Amerika Pukuli Secara Brutal Remaja Muslim di Chicago, Begini FaktanyaTak terima dengan kebijakan tersebut, etnis Serbia di kota utara Kosovo kemudian memblokir jalan dengan memarkir truk dan alat berat lainnya di jalan-jalan menuju dua penyeberangan perbatasan. Mereka juga terlibat bentrok dengan kepolisian Kosovo di perbatasan.
Polisi Kosovo mengatakan tidak ada yang terluka dalam bentrokan tersebut. Bahkan, ketika suara tembakan terdengar di sejumlah lokasi, beberapa demonstran diarahkan ke unit polisi.
"Berdasarkan informasi resmi sejauh ini, penghalang jalan terus berlanjut di beberapa lokasi di utara Mitrovica ke arah penyeberangan perbatasan Jarinje dan Brnjak (dengan Serbia), yang ditutup untuk lalu lintas," kata polisi Kosovo dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Dihadapan Jokowi, Putin Beberkan Kondisi Terkini di UkrainaPihak kepolisian Kosovo juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak termakan berita palsu atau hoaks perihal konflik di perbatasan tersebut. "Kami mengimbau kepada seluruh warga dan media untuk tidak terjerumus pada berita palsu yang cenderung membuat situasi tidak stabil dan menimbulkan kepanikan," tambah pernyataan polisi.
Sebagai informasi, Kosovo yang sebagian besar dihuni oleh orang Albania, memisahkan diri dari Serbia pada 1999 dan mendeklarasikan kemerdekaannya pada 2008. Kosovo kemudian diakui oleh lebih dari 100 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, dan Turki. Namun, Serbia tidak mengakui hal ini dan terus mengklaim wilayah tersebut.
Baca Juga:
Presiden Jokowi Harap Tak Ada Lagi Kota di Ukraina Rusak Akibat Perang
4 Peran Indonesia Jadi Juru Damai Konflik di Berbagai Negara(asf)